Cegah Kasus Pengadangan Bantuan Korban Gempa Terulang, BNPB Imbau Dikawal Polisi

Sabtu, 26 November 2022 17:30 Reporter : Merdeka
Cegah Kasus Pengadangan Bantuan Korban Gempa Terulang, BNPB Imbau Dikawal Polisi Lagi, Mobil Relawan Beri Bantuan Gempa Cianjur Diadang Warga, 'Seikhlasnya aja'. ©2022 Merdeka.com/instagram.com/jayalah.negriku

Merdeka.com - Setiap organisasi kemasyarakatan yang hendak mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa Cianjur, agar berkoordinasi denganBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Tujuannya agar pengadangan bantuan bagi korban tidak terulang kembali.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto selaku Ketua Tim Tanggap Darurat Gempa Magnitudo 5,6 Kabupaten Cianjur. Dia mengizinkan organisasi kemasyarakatan (ormas) mengirimkan langsung bantuan logistik ke daerah terdampak gempa.

Namun, Suharyanto menyarankan agar ormas tersebut tidak asal dalam memberikan bantuan. Suharyanto meminta ormas untuk lebih dahulu koordinasi dengan aparat kepolisian untuk meminta pengawalan.

"Untuk organisasi kemasyarakatan yang ingin memberikan logistik langsung, meski sudah ada posko namun ingin memberikan langsung, kami izinkan namun dengan pengawalan aparat kepolisian," ujar Suharyanto dikutip dari akun Youtube BNPB, Sabtu (26/11).

Bantuan yang diberikan langsung kepada masyarakat terdampak memang sudah dikawal oleh aparat kepolisian. Suharyanto menyebut, dengan pengawalan anggota Polri, pihaknya tak ingin terjadi hal yang tak diinginkan.

"Ini sudah mulai dikawal kepolisian untuk mencegah adanya berita-berita viral atau pun potongan rekaman video yang memperlihatkan adanya penghadangan-penghadangan entah oleh warga terdampak atau warga-warga lain untuk meminta barang atau pun uang. Nah ini sudah dilaksanakan pengawalan," kata dia.

BNPB sudah mendata lokasi-lokasi yang dijadikan tempat pengungsian. Sejauh ini sudah ada sekitar 110 titik lokasi pengungsian yang sudah terdata. Terpencar di 15 kecamatan sehingga tentu saja membutuhkan strategi kekuatan dan tenaga ekstra dalam pendistribusian logistik.

"Ini mudah-mudahan semua masyarakat Cianjur yang mengungsi bisa terlayani," kata dia.

Titik pengungsian masih dimungkinkan bertambah seiring berjalannya waktu. Namun demikian, dia memastikan pihaknya sudah mendata nama-nama pengungsi di 110 titik tersebut.

"110 titik itu suda kita data siapa namanya, umurnya berapa, ini sebagian contoh, ada ibu hamil 650 orang, ada penyandang disabilitas 34 orang, pengungsi perempuan 21.701 orang. Tapi tentu saja data ini akan berkembang terus, karena kami masih terus mendata, dan ini bukan final," ucapnya.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Korban Gempa Cianjur Butuh Tenda Kecil, Ini Alasannya
Mendag Zulhas Beri Bantuan Rp2,5 Miliar untuk Korban Gempa di Cianjur
Update Gempa Cianjur: Korban Tewas Bertambah Lagi, Total 321 Orang
Kemendag Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar untuk Korban Gempa Cianjur
Viral Pencopotan Label Gereja di Tenda Bantuan Gempa Cianjur, Ini Reaksi Ridwan Kamil

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini