Cegah Bencana Hidrometeorologi, Bupati Bogor Minta Warga Tak Mudah Alihfungsi Hutan

Selasa, 20 Oktober 2020 11:40 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Cegah Bencana Hidrometeorologi, Bupati Bogor Minta Warga Tak Mudah Alihfungsi Hutan Bupati Bogor Ade yasin. Liputan6 ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Bupati Bogor, Ade Yasin, melibatkan komponen masyarakat untuk mengantisipasi bencana Hidrometeorologi. Di situ, pihaknya mengedukasi masyarakat agar tidak mudah menebang pohon dan mengalihfungsikan lahan. Tujuannya untuk mencegah terjadinya longsor karena tanah rusak.

"Jadi ada beberapa pencinta alam keterlibatan masyarakat dan beberapa penyuluhan kepada masyarakat supaya tidak terlalu mudah menebang pohon dan jangan terlalu mudah juga mengalihfungsikan hutan walaupun itu menjadi kebun ataupun ladang, tetapi malah merusak, ini harus diwaspadai," katanya dalam diskusi BNPB Mengantisipasi Bencana Hidrometeorologi, Selasa (20/10).

Dia menambahkan, pihaknya dan BPBD setempat turun tangan melalui kepala desa, RT dan RW untuk mengedukasi masyarakat agar tak mudah menebang pohon dan mengalihfungsikan lahan.

"Bahayanya itu tidak hanya buat mereka (di dataran atas), tapi masyarakat kebawah apalagi masyarakat yang berada di daratan paling bawah juga," imbuhnya.

Menurut dia, mitigasi bencana merupakan langkah yang sangat penting. Sebab, kontur tanah di setiap wilayah Kabupaten Bogor berbeda-beda dan berbukit-bukit.

"Jadi ada yang rapuh, ada yang kuat, jadi kita harus safe dulu yang rapuh jangan terjadi lagi bencana seperti awal tahun 2020," ucapnya.

Ade mengungkapkan, daerah yang paling rawan longsor berada di Kabupaten Bogor Barat. Bogor Selatan juga mulai rawan karena curah hujan yang tinggi. Begitu pula daerah Bogor Timur yang menjadi perhatian mereka.

"Kalau Utara kan lebih datar jadi masih aman," tandas politikus PPP itu. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini