Cari udang di pinggir Mahakam, sejumlah bocah kejatuhan belatung dari mayat

Kamis, 31 Mei 2018 22:26 Reporter : Saud Rosadi
Cari udang di pinggir Mahakam, sejumlah bocah kejatuhan belatung dari mayat Ilustrasi penemuan mayat. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Sekelompok bocah di kawasan Jalan Mangkupalas, kelurahan Masjid, Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur, kaget bukan kepalang. Bermaksud mencari udang di sungai bawah permukiman bantaran sungai, mereka malah menemukan belatung yang belakangan diketahui dari mayat yang membusuk.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Tidak kurang ada 4 bocah sedang mencari udang di sungai, di bawah rumah warga yang berada di bantaran Sungai Mahakam.

"Kok ada ulat jatuh dari atas. Ada juga cium bau (busuk menyengat)," kata salah seorang bocah, Niko Pramana Putra (14) kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (31/5).

Belakangan diketahui, kemunculan ulat itu berasal dari rumah yang dihuni Darwin (34). Bocah itu pun langsung panik dan mengabarkan kepada warga sekitar. Setelah dicek, ditemukan jasad Darwin di dalam rumah dalam kondisi membusuk.

"Terakhir saya melihat dia (Darwin) ini semingguan yang lalu ya," kata Ketua RT 10, Hairin.

Dia menerangkan, memang di sekitar rumah itu warga kerap mencium aroma busuk. "Cuma belum tahu asal baunya. Baru hari ini ada ulat jatuh (di kaki bocah yang cari udang). Setelah melihat ke atas, ada kaki berwarna hitam (mayat membusuk)," terang Hairin.

Jasad korban pun dibawa ke RSUD AW Sjahranie untuk divisum. Dugaan sementara, korban meninggal karena sakit. "Menurut keterangan keluarganya, sakit maag menahun. Korban sering minum, tapi jarang makan," kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Seberang Iptu Dedi Setiawan. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Penemuan Mayat
  2. Samarinda
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini