Cari penyebab kebakaran Pasar Besar malang, abu dan kabel diteliti

Jumat, 27 Mei 2016 20:33 Reporter : Darmadi Sasongko
Cari penyebab kebakaran Pasar Besar malang, abu dan kabel diteliti Pasar Besar Malang kebakaran. ©2016 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur mengambil empat barang bukti dari lokasi kebakaran Pasar Besar Malang. Barang tersebut selanjutnya diperiksa di laboratorium, untuk mengetahui penyebab kebakaran ratusan kios di sana.

"Ada empat barang bukti yang dibawa yakni bungkusan abu sisa kebakaran, kabel, lalu saklar dan stop kontak listrik," kata Kapolsek Klojen Kompol Teguh Priyo Wasono, Jumat (27/5).

Tim Labfor Polda Jatim dipimpin oleh AKBP Hariyono, menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Polresta Malang. Mereka tiba di Pasar Besar sekitar pukul 09.30 WIB, dan meninggalkan lokasi sekitar pukul 13.00 WIB.

Olah TKP dilakukan di lantai dasar, kios tempat penjualan sayur mayur. Lokasi tersebut diduga menjadi awal munculnya api.

Kendati sebagian besar barang bukti berhubungan dengan listrik, Teguh tidak mau berspekulasi tentang penyebab kebakaran. Pihaknya meminta untuk menunggu hasil resmi dari laboratorium.

"Tidak bisa seperti itu. Penyebab pastinya kita tunggu hasil pemeriksaan barang bukti, termasuk juga pemeriksaan lab," imbuhnya.

Selain melakukan olah TKP dan membawa barang bukti, polisi juga memeriksa sejumlah saksi. Lima orang telah menjalani pemeriksaan, yakni petugas pasar baik dari UPT Pasar Besar dan Dinas Pasar.

"Terutama yang melihat api pertama kali muncul," tegas Teguh.

Pasar Besar Malang terbakar Kamis (26/5) pukul 03.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di lantai dasar sebelum merambet ke lantai dua. Matahari Dept Store di lantai 3 dan gudang di roof top juga mengalami kerusakan.

Sekitar 13 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api dan dinyatakan padam pukul 21.00 WIB. Kendati dilakukan pembasahan sepanjang malam, titik api kembali muncul pada Jumat (27/5) pagi.

Pukul 11.00 WIB, petugas berhasil memadamkan empat titik api, tetapi sekitar pukul 14.45 WIB asap kembali mengepul di lantai dua. Sementara itu, sejak sekitar pukul 16.00 WIB, Kota Malang diguyur hujan. Hingga berita ini ditulis, hujan masih terus mengguyur.

Teguh mengungkapkan, polisi terus menyiagakan personelnya untuk memonitor kondisi pasar. Pihaknya terus bersiaga untuk mengantisipasi segala kemungkinan.

"Kita memonitor, kalau terdeteksi api dan asap, langsung memanggil petugas pemadam," pungkasnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Kebakaran Pasar Besar Malang
  2. Malang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini