Cari Kepala Mayat dalam Koper di Sungai, Polisi Gunakan Jaring

Kamis, 11 April 2019 15:07 Reporter : Moch. Andriansyah
Cari Kepala Mayat dalam Koper di Sungai, Polisi Gunakan Jaring Polisi Blitar Selidiki Temuan mayat di dalam koper. ©Istimewa/Antara

Merdeka.com - Delapan hari sudah, kepala korban mutilasi yang ditemukan warga di Blitar, Budi Hartanto (28), warga Kediri belum ditemukan! Polisi, hingga kini, juga masih memburu dua terduga pembunuhan pengajar tari dan guru honorer di salah satu sekolah dasar tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, kalau pihaknya hingga kini masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap dan menangkap pelaku.

Pelaku, kata Barung, sudah banyak membuang bukti untuk menghilangkan jejak. "Kami minta dukungan dari keluarga korban dan masyarakat untuk mengungkap kasus ini," kata Barung di Mapolda Jawa Timur, Kamis (11/4).

Selain itu, polisi juga masih terus berusaha mencari kepala korban di sungai sekitar Jembatan Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, tempat penemuan mayat korban.

Pencarian kepala korban dilakukan dengan cara tradisional, yaitu dengan memasang jaring di sekitar sungai dengan harapan potongan tubuh korban yang hilang bisa tersangkut jala. "Kita memasang jala atau jaring di sekitar sungai," ungkapnya.

Barung juga menyebut, radius pencarian yang semula hanya sampai 5 kilometer (Km) dari titik lokasi penemuan mayat, juga diperluas. "(Pencarian) kita perluas lagi dengan harapan (kepala korban) bisa segera ditemukan," tuturnya.

Seperti diketahui, Rabu, tanggal 3 April lalu, jenaza korban ditemukan warga di tepi sungai di bawah Jembatan Karanggondang, Kecamatan Udanawu. Kondisi jenazah korban yang berada dalam koper, sudah tanpa kepala.

"Saat ditemukan (korban) juga dalam keadaan telanjang. Ini kan juga upaya menghilangkan sidik jari pelaku, selain itu, sampai sekarang motor korban belum ditemukan," ucap Barung. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini