Cak Imin Mau Jadi Ketum PSSI, PKB Akan Lobi Pemilik Suara di Kongres

Kamis, 24 Januari 2019 15:08 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Cak Imin Mau Jadi Ketum PSSI, PKB Akan Lobi Pemilik Suara di Kongres Pimpinan DPD RI Sambangi Rumah Cak Imin. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menyatakan kesiapannya menjadi Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Hal ini juga mendapatkan dukungan dari Fraksi PKB di DPR.

Anggota Fraksi PKB, Mafirion mengatakan, Cak Imin adalah pecinta sepak bola, dan kiprahnya sudah tidak diragukan lagi. Cak Imin dianggap sebagai inisiator Liga Santri Nusantara (LSN). Cak Imin juga menjadi inisiator digelarnya Liga Pekerja 2018.

Selama ini, kata dia, kalangan santri tidak pernah disentuh dengan ajang sepak bola tingkat nasional dan sekarang banyak jebolan Liga Santri yang hebat-hebat. Artinya ajang ini sudah membuktikan bahwa pemain hebat bisa didapatkan dari manapun, meski dari pesantren sekalipun.

"Itulah Cak Imin, selalu ada inisitif-inisiatif baru sehingga jika Cak Imin memimpin PSSI akan selalu ada hal baru dan tidak monoton," ujar Legislator asal Riau kepada wartawan, Kamis (24/1).

Untuk mensukseskan langkah Cak Imin, Mafirion mengaku akan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak seperti, pelatih, pemain hingga 85 pemilik suara di kongres. "Kami ingin mendengarkan suara mereka untuk membangun sepakbola lebih baik ke depannya," ucap mantan exco PSSI ini.

Sementara itu, anggota Fraksi PKB DPR lainnya, Faishol Reza menambahkan, pemimpin dari kaum santri dan dekat dengan kultural menjadi sangat diperlukan untuk membenahi PSSI sekarang.

"Cak Imin seorang santri. Secara kultural santri ini sangat dekat dengan sepak bola. Disela-sela kesibukannya mengaji, santri mengisi waktu luangnya dengan sepak bola,"
kata dia.

Di tengah dilematik PSSI yang dikelilingi oleh mafia, organisasi induk olahraga sepak bola itu membutuhkan pemimpin yang tidak hanya dapat mengorganisir, tetapi juga dapat membangun spiritualitas di dalamnya.

Sehingga kalau semua orang ngomong soal sepak bola, tidak hanya melulu soal management, skill, tapi juga spiritualitasnya harus dibangun.

"Diam-diam Cak Imin juga seorang pengamat sepak bola, pada 2006, Cak Imin pernah menulis buku 'Spiritualitas sepak bola' saat menanggapi Piala Dunia 2006 di Jerman," ucap anggota Komisi XI DPR ini.

Dari sisi Jaringan, lanjut dia, Cak Imin mempunyai jaringan yang luas. Hal ini bisa membawa Indonesia masuk dalam persepakbolaan kancah dunia.

"Dengan jaringan yang luas yang Cak Imin punya, kami yakin Cak Imin bisa membawa sepakbola Indonesia bisa mendunia," klaim dia. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini