Cabuli Anak Kandung, Bapak di Berau Ancam dengan Parang

Sabtu, 18 Januari 2020 01:04 Reporter : Saud Rosadi
Cabuli Anak Kandung, Bapak di Berau Ancam dengan Parang ilustrasi pencabulan. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Ai (42), buruh yang tinggal di barak perusahaan sawit di Talisayan, Berau, Kalimantan Timur, dibekuk polisi Kamis (16/1) kemarin. Dia diduga 7 kali memerkosa putri kandungnya sendiri, sambil mengancam menggunakan parang.

Kasus asusila itu terbongkar setelah korban yang berusia 13 tahun. Korban memberanikan diri bercerita ke teman seusianya, hingga ke ibunya. Usai mendengar cerita anaknya, kontan ibunya murka dan melapor ke perusahaan.

"Ibu korban yang datang melapor ke Polsek hari Rabu (15/1)," kata Kapolsek Talisayan Iptu Budi Witikno, dikonfirmasi Jumat (17/1).

Dari laporan itu terungkap, korban sudah beberapa kali diperkosa ayah kandungnya sendiri, Ai, sejak November-Desember 2019 lalu. Terbaru, perbuatan asusila Ai dilakukan pada hari Jumat, 13 Desember 2019.

"Jadi, waktu itu, sekitar jam 3 sore. Ibu kandung korban, yang juga istri pelaku, sedang mencuci baju di sungai. Di dalam rumah, ada korban dan pelaku," ujar Budi.

"Pelaku ini menyetubuhi, dan mengancam anaknya dengan parang, kalau tidak mau melayani. Pelaku juga mengingatkan korban, jangan cerita kepada orang lain," tambahnya.

Baca Selanjutnya: Dari keterangan korban 7 kali...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini