Bus Berisi Personel Polda NTT Terbalik di Manggarai Timur, Dua Orang Terluka

Sabtu, 6 Agustus 2022 11:42 Reporter : Ananias Petrus
Bus Berisi Personel Polda NTT Terbalik di Manggarai Timur, Dua Orang Terluka Bus berisi polisi terbalik. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Bus sewaan yang mengangkut 22 anggota Ditshabara Polda NTT, yang baru selesai diperbantukan atau BKO pengamanan unjuk rasa kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo dan Pulau Padar, terbalik di jalur Ruteng-Aimere, Desa Tengku Taeng, Kecamatan Kota Komba, Manggarai Timur, Jumat (5/8) sekitar pukul 21.00 WITA.

Dua orang personel dilaporkan mengalami luka-luka akibat persitiwa tersebut. Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Ariasandy membenarkan kejadian itu.

Menurutnya, bus umum tersebut disewa untuk mengantar anggota balik ke Kupang usai BKO, melalui pelabuhan feri Aimere di Kabupaten Ngada.

"Iya benar bus terbalik, yang mengangkut anggota Sabhara Polda NTT," jelas Ariasandy.

Ia menambahkan, informasi sementara penyebab kecelakaan itu akibat pengemudi bus dengan kecepatan tinggi itu menghindari sepeda motor dari arah berlawanan. Sehingga tidak bisa dikendalikan.

"Iya mereka anggota yang BKO dari Polda NTT di Labuan Bajo dan mau balik ke Kupang," ujar Ariasandy.

Personel dari Polres Manggarai Timur sedang melakukan olah TKP. Sedangkan personel yang terluka dirawat sementara di Puskesmas Waelengga.

Sebelumnya, situasi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT kembali kondusif pasca-aksi unjuk rasa kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo dan Pulau Padar, oleh para pelaku pariwisata.

Ariasandy kepada merdeka.com mengatakan, sebanyak 427 personel BKO dari Brimob, Ditsamapta, Ditpamobvit, Ditreskrimum, Ditintelkam Polda NTT serta Polres Manggarai Timur, Ngada dan Manggarai telah dikembalikan ke satuan masing-masing hari ini, Jumat (5/8).

"Labuan bajo aman terkendali, aktivitas wisatawan berjalan normal. BKO hari ini sudah balik kanan," ujarnya.

Ariasandy mengimbau seluruh masyarakat Labuan Bajo untuk ikut menjaga stabilitas kamtibmas, agar wisatawan lokal maupun mancanegara merasa aman dan nyaman saat berlibur.

"Keamanan merupakan tanggung jawab kita bersama," jelasnya.

Baca juga:
Kecelakaan Beruntun di Aceh Timur, 2 Tewas 6 Luka-Luka
Terjun ke Jurang, Bus Maut Nikaragua Tewaskan Belasan Penumpang
Transjakarta Beri Sanksi Denda Operator Langgar SOP
Truk dan Bus Tabrakan di Asahan, Satu Orang Tewas
Sopir Transjakarta Tabrak Wanita di Halte Kramat Sentiong Jadi Tersangka
Pertamina Serahkan Santunan Pemakaman Peltu Suparno

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini