Buruh di Jateng Pilih Dapat BLT Daripada Ikut Program Kartu Prakerja

Rabu, 29 April 2020 00:17 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Buruh di Jateng Pilih Dapat BLT Daripada Ikut Program Kartu Prakerja kartu prakerja. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejumlah buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSBI) Jawa Tengah meminta program Kartu Pra Kerja yang telah dilakukan serba online itu masih belum terjangkau aksesnya bagi para buruh. Sebab, banyak dari mereka yang masih gagap teknologi.

"Banyak anggota kami yang mengeluh soal ini. Kartu Prakerja bagaikan angin surga buat kami para buruh yang di PHK saat ini tidak bisa mengoperasikan handphone android, dia minta bantuan langsung tunai," kata Ketua KSBI Jateng, Wahyudi, Selasa (28/4).

Dia mengungkapkan sistem Kartu Prakerja sangat sulit diakses. Sementara pihaknya mendapati jumlah buruh di KSBI yang terkena PHK telah mencapai 2.000 orang yang tergabung serikatnya. Sampai banyak perusahaan menunggak bayar BPJS kesehatan yang membuat anggotanya tidak bisa mendapat pencairan dana hari tua.

"Termasuk kami juga minta pencerahan, apakah kami yang di PHK bisa mencairkan jaminan hari tua (JHT) untuk menopang kehidupan kami. Sebab sampai sekarang saja, banyak teman buruh buat makan saja susah," terangnya.

1 dari 1 halaman

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan sampai saat ini memang masih ada yang kesulitan terkait pendaftaran Kartu Pra Kerja. Salah satu faktornya yaitu tingginya peminat. Di mana kuota 5,5 juta, namun pendaftar sudah sekitar 7 juta.

"Sebab kalau hanya lewat satu pintu, sulit masuknya. Apalagi kuota hanya 5,5 juta itu, sekarang pendaftarnya sudah 7 juta. Kami sudah koordinasi dan kami sampaikan pada Presiden soal ini. Kami mendorong agar bisa dikirim manual, silahkan nanti pusat melakukan verifikasi," jelasnya.

Di Jawa Tengah, ada sekitar 45 buruh yang dirumahkan. Upaya untuk membantu mereka dilakukan termasuk agar ada upaya saling gotong royong.

"Mereka hanya minta selama di PHK tetap mendapat haknya yang disesuaikan. Paling tidak selama tiga bulan," tutup Ganjar. [ray]

Baca juga:
Pemerintah Harap Inklusi Keuangan RI Makin Meningkat Lewat Kartu Prakerja
Masyarakat Diminta Manfaatkan Smartphone untuk Cari Peluang Baru
Penjelasan Pemerintah Pelatihan Kartu Prakerja Lebih Baik Dibanding di Media Sosial
Kartu Prakerja Tak Didesain Hadapai Pandemi Corona
Program Kartu Prakerja Dinilai Bisa Dorong Inklusi Keuangan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini