Buruh di Bandung tuntut UMK Rp 3,3 juta, ini kata Ridwan Kamil

Senin, 3 November 2014 16:38 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Buruh di Bandung tuntut UMK Rp 3,3 juta, ini kata Ridwan Kamil Demo buruh. ©2014 merdeka.com/fariz

Merdeka.com - Elemen buruh dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menuntut kenaikan upah minimum kota (UMK) dari Rp 2 menjadi Rp 3,3 juta pada 2015 mendatang. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku masih mempertimbangkan tuntutan dari para buruh tersebut.

Hal itu disampaikan, Emil begitu akrab disapa, usai menerima perwakilan massa KASBI di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Senin (3/11).

"Saya satu tahun lalu ketika pertama jadi wali kota betul-betul meneliti dari A sampai Z kenapa buruh demo wae (terus), sekarang sudah ketemu (penyebabnya), permasalahannya ada persepsi cara menghitung. Makanya kita ilmiahkan," kata pria berkaca mata ini.

Sebenarnya tidak sulit menetapkan UMK sesuai apa yang diharapkan buruh. Hanya saja jika tidak mempertimbangkan dampak lainnya, banyak perusahaan yang akan gulung tikar.

"Kalau angkanya memang ketemu kita tanyakan ke pengusaha. Kalau pengusahanya setuju ya sudah selesai mau di atas Rp 3 atau 4 juta. Kalau pengusaha sanggup kan selesai yang jadi masalah selalu pengusaha menyatakan tidak bisa," ungkapnya.

Oleh sebab itu pihaknya sebelum menetapkan UMK melakukan beberapa pertimbangan sebelum ditetapkan dewan pengupahan.

"Saya panggil ahlinya untuk menentukan apakah dengan dinaikan segini ada dampak terhadap ekonomi keseluruhan atau tidak, ini juga sama prosedurnya yang akan dilalui," terangnya. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini