Buruan Daftar, Kabupaten Bogor Masih Kekurangan Guru

Kamis, 30 Juni 2022 22:31 Reporter : Rasyid Ali
Buruan Daftar, Kabupaten Bogor Masih Kekurangan Guru Guru. ©2012 Merdeka.com/sdnpuspiptek.wordpress.com

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Bogor, belum bisa lepas dari masalah kekurangan tenaga guru di sekolah. Saat ini, dari 1.443 Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan 88 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN), hanya digawangi tidak lebih dari 6.000 guru berstatus ASN.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Juanda Dimansyah menjelaskan, jumlah tersebut masih dari ideal. Pasalnya, jumlah rombongan belajar di Kabupaten Bogor pun sangat banyak. Belum lagi, setiap tahunnya ada guru ASN pensiun.

"Ya kita mengakalinya dengan merekrut tenaga honorer yang dibayar menggunakan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) tapi kan jauh dari kata cukup ya untuk memenuhi kesejahteraan mereka. Tapi kita punya pilihan lain," kata Juanda, Kamis (30/6).

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Pemkab Bogor mendapatkan jatah tenaga guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sekitar 1.600-an. Itu pun tidak seluruhnya tenaga tambahan. Karena mereka yang diangkat menjadi P3K, merupakan honorer K2.

"Tahun ini kita ajukan P3K sekitar 700 orang. Sementara cadangan P3K kita ada sekitar 3.000 orang. Mudah-mudahan bisa terpenuhi. Karena pengangkatan P3K berkaitan dengan beban anggaran APBD kita," jelas Juanda.

Kata Juanda, karena minimnya jumlah ASN tenaga pendidikan, ada beberapa sekolah hanya memiliki satu ASN yang menjabat kepala sekolah. "Rata-rata ya, satu sekolah itu cuma ada dua atau tiga orang ASN," jelas Juanda. [gil]

Baca juga:
Kisah Guru Honorer yang Wujudkan Mimpinya Berangkat Haji, Ini Perjuangannya
Aturan Baru KemenPAN-RB soal Rekrutmen PPPK Guru, Ada yang Tanpa Tes
Tertunduk Lesu, Video Guru Honorer Paruh Baya Ikut Ujian PPPK Ini Tuai Sorotan
Tidak Lolos CPNS, Ribuan Guru Honorer di Garut akan Diangkat Jadi PPPK
Tunjangan Insentif Guru Madrasah Non-PNS Cair Akhir Juni 2022
Ini Kriteria Guru Madrasah Non-PNS Penerima Insentif Bulan Ini
Pemerintah Daerah Minta Penghapusan Tenaga Honorer Ditunda Hingga 2024, Ini Alasannya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini