Better experience in portrait mode.
Bupati Sidoarjo Muhdlor Mangkir dari Pemeriksaan KPK, Ini Alasannya

Bupati Sidoarjo Muhdlor Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Muhdlor tidak hadir dalam panggilan pemeriksaan KPK hari ini dengan alasan sakit.

Gus Muhdlor dipanggil KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi pemotongan dana insentif.

Meski tidak hadir, pengacara Muhdlor menyampaikan surat permohonan penundaan pemeriksaan ke KPK.

Gus Muhdlor tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan di KPK.

Geser👉
Makna Kunjungan Jokowi di Akhir Masa Jabatan bagi Rakyat Papua

Kunjungan Jokowi ke Papua Dapat Reaksi Positif

Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua jelang akhir masa jabatan mendapat reaksi positif dari masyarakat Papua, salah satunya dari tokoh agama.

Tokoh agama, Pdt. Iker Rudy Tabuni, menilai kehadiran Jokowi sebagai simbol komitmen keberlanjutan pembangunan di Papua.

Jokowi merupakan Presiden yang paling sering mengunjungi Papua dibandingkan dengan Presiden dan Wakil Presiden sebelumnya, dan kunjungan tersebut memberikan dampak terhadap perbaikan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

Kehadiran Jokowi di Papua di akhir masa jabatannya menjadi simbol harapan untuk keberlanjutan pembangunan di wilayah tersebut. Tabuni berharap Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dapat meneruskan dan meningkatkan program-program pembangunan di Papua.

Geser👉
Novel Baswedan Bongkar Pelemahan di KPK

Novel Baswedan Bongkar Pelemahan di KPK

Mantan penyidik Senior KPK, Novel Baswedan, mengungkap pelemahan di KPK saat ini yang disebabkan oleh status ASN pegawainya yang rentan diintervensi.

Peraturan pengalihan pegawai KPK menjadi ASN yang diteken oleh Presiden Jokowi pada 2020 dianggap mempengaruhi kinerja pegawai antirasuah dan menurunkan motivasi mereka dalam bekerja.

Novel juga mengungkap bahwa proses rekrutmen pegawai KPK telah menghilangkan tahapan persistensi yang merupakan nilai krusial dalam menunjukkan integritas antirasuah.

Hal ini membuat budaya egaliter di KPK melemah dan berdampak pada kehidupan sosial. Geser ke atas untuk ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Pembunuhan Sadis dengan Martil

Pembunuhan Sadis dengan Martil

Evi Wijayanti (51) menghabisi temannya, Sunik (48) secara sadis menggunakan martil yang dipukulkan ke kepala korban.

Pelaku EW berhasil ditangkap di kawasan terminal di Surabaya setelah melakukan aksi sadisnya tersebut.

Kronologi bermula saat suami korban, Juwanto, pulang kerja dan mendapati istrinya tewas dengan kepala terluka parah.

Motif pembunuhan adalah sakit hati karena korban tidak meminjamkan uang sebesar Rp1 juta kepada pelaku. Pelaku juga membawa kabur barang-barang milik korban.

Geser👉
Kecewa Anak Dikeluarkan, Puluhan Orang Tua Siswa SMKN 1 Tambun Utara Nekat Kunci Gerbang Sekolah

Orang Tua dan Siswa SMKN 1 Tambun Utara Protes Dikeluarkan Secara Sepihak

Orang tua dan siswa baru SMKN 1 Tambun Utara melakukan aksi protes dengan mengunci pintu gerbang sekolah.

Mereka kecewa karena penambahan satu kelas dengan 36 siswa tidak diperkenankan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Pendidikan Republik Indonesia.

Orang tua mengungkapkan kekecewaan karena anak-anak mereka sudah mengikuti kegiatan MOS dan membayar uang seragam, namun akhirnya dikeluarkan secara sepihak.

Kepala sekolah menyatakan akan mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan oleh orang tua siswa baru.

Geser👉
Pria Tewas Dibunuh Istri, Anak, dan Pacar Anaknya

Pria Tewas Dibunuh Istri, Anak, dan Pacar Anaknya

Pria yang tewas dibunuh istri, anak, dan pacar anaknya telah menjadi perbincangan hangat.

Ketiga pelaku telah merencanakan pembunuhan dengan cara meracuni korban dua kali, namun upaya tersebut gagal.

Pembunuhan sadis ini dilatarbelakangi oleh faktor ekonomi dan sakit hati, dimana istri korban memiliki utang dan korban menolak melunasinya.

Ketiga pelaku saat ini mendekam di sel tahanan dan dijerat dengan hukuman berat sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Geser👉
Eks Penyidik Senior KPK Blak-blakan Kehidupan Koruptor: Anak Rusak dan Pasangan Selingkuh

Kehidupan Koruptor: Anak Rusak dan Pasangan Selingkuh

Mantan penyidik senior KPK, Novel Baswedan, menyoroti kehidupan koruptor yang tidak tenang. Anak koruptor cenderung tidak akan sukses.

Perilaku koruptif juga mempengaruhi kehidupan pasangan mereka. Banyak yang memiliki selingkuhan.

Kehidupan koruptor seolah-olah baik di hadapan orang lain, namun sebenarnya mereka memiliki topeng untuk menutupi kehidupan aslinya.

Koruptor tidak bahagia dengan harta hasil kejahatan. Mereka tidak pernah bahagia melihat anak mereka sukses. Kehidupan seorang koruptor tidak sebanding dengan kebahagiaan yang didapatkan dari cara-cara yang benar.

Geser👉
Anak Mantan Gubernur Maluku Utara Dicecar Penyidik KPK soal Aset Milik Ayahnya

Eks Gubernur Malut Diduga Terlibat TPPU

Tim Penyidik KPK terus menelusuri dugaan TPPU yang menjerat eks Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba (AGK).

Dalam penelusurannya, KPK memeriksa dua saksi terkait asset dan bisnis yang dimiliki oleh Kasuba.

Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus suap yang melibatkan Abdul Gani Kasuba. Dia didakwa melakukan tindak pidana korupsi dengan penerimaan suap dan gratifikasi.

KPK terus mengungkap kasus korupsi dan mengajak pembaca untuk membaca ringkasan menarik lainnya dengan topik berbeda.

Geser👉
Temui Wapres, Kasau Laporkan Perkembangan Alutsista TNI AU

Kasau Laporkan Alutsista ke Wapres

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono melaporkan perkembangan Alat Utama Sistem Senjata Tentara Nasional Indonesia (Alutsista) kepada Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Tonny mengapresiasi pemerintah yang mendukung pengembangan dan modernisasi Alutsista di TNI AU.

Wapres memberikan arahan kepada TNI AU dalam menjaga kedaulatan NKRI di udara dengan dukungan dari TNI, Polri, dan masyarakat Indonesia.

Geser Ke Atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya dengan topik berbeda.

Geser👉
Eks Gubernur Malut Habiskan Rp3 M

Eks Gubernur Malut Habiskan Rp3 M

Eks Gubernur Malut Habiskan Rp3 M dalam Doyan Sewa Wanita.

Luhut Binsar Panjaitan kembali koar-koar terkait operasi tangkap tangan KPK yang disebutnya kampungan.

Sidang dugaan korupsi Mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba mengungkap fakta geger.

Kesimpulan: Luhut Binsar Panjaitan dan kasus korupsi Mantan Gubernur Maluku Utara menjadi sorotan. Geser Ke Atas untuk ringkasan menarik lain.

Geser👉
Kejanggalan dalam Kasus Vina Cirebon

Kejanggalan dalam Kasus Vina Cirebon

LPSK menemukan kejanggalan-kejanggalan dalam kasus kematian Vina Cirebon.

LPSK mengumumkan daftar nama yang akan diberikan perlindungan dalam kasus tersebut.

Dalam kasus tersebut, LPSK menyetujui perlindungan untuk 5 orang dan menolak 7 permohonan.

Kesimpulan: LPSK menemukan kejanggalan dalam kasus Vina Cirebon dan menolak beberapa permohonan perlindungan. Geser Ke Atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
VIDEO: Kasad Maruli Soal Usul TNI Berbisnis

Kasad TNI Buka Suara Soal Usul Prajurit Berbisnis

Kasad TNI Jenderal Maruli Simanjuntak buka suara terkait usulan dalam Revisi UU TNI agar prajurit bisa berbisnis.

Dia menegaskan ingin prajurit TNI bisa dengan legal menjalankan profesi lain, seperti menjadi ojek.

Maruli mengakui bahwa banyak anggotanya masih menjadi tukang ojek online untuk memenuhi kebutuhannya.

Bahkan dirinya juga ingin ikut ngojek jika ada waktu. Geser Ke Atas untuk menemukan ringkasan menarik lain dengan topik berbeda.

Geser👉
Joe Biden Mengundurkan Diri dari Pilpres AS

Joe Biden Mengundurkan Diri dari Pilpres AS

Joe Biden tiba-tiba mengundurkan diri jelang Pilpres AS 2024, menciptakan kejutan besar.

Partai Demokrat meminta Biden mengundurkan diri karena kurangnya kepercayaan pada performanya saat debat melawan Trump.

Sebagai pengganti Biden, Partai Demokrat memilih Kamala Harris untuk menjadi calon presiden Amerika Serikat.

Trump meremehkan Kamala Harris sebagai lawan berat dalam Pilpres AS, menunjukkan ketidakpercayaannya pada kemampuannya.

Geser👉