Bunuh Bendahara KONI Kayong Utara, Sertu AK Ditahan di Lanud Atang Sendjaja

Jumat, 12 Agustus 2022 10:12 Reporter : Rahmat Baihaqi
Bunuh Bendahara KONI Kayong Utara, Sertu AK Ditahan di Lanud Atang Sendjaja Ilustrasi garis polisi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Tersangka otak pelaku pembunuhan terhadap Ahmad Nurcholys, Bendahara KONI Kabupaten Kayong Utara (KKU) Kalimantan Barat merupakan personel TNI AU, Sertu AK (33). Dia kini telah ditahan di di Lanud Atang Sendjaja, Bogor.

"Sejak Selasa (9/8) yang bersangkutan sudah ditahan dan menjalani pemeriksaan di Sapom Lanud Atang Sendjaja, Bogor. TNI AU dipastikan bertindak tegas, sesuai hukum yang berlaku," tegas Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah dalam keterangannya, Jumat (12/8).

TNI AU bertindak cepat seusai mendapat informasi mengenai dugaan keterlibatan anggotanya dalam kasus pembunuhan seorang warga sipil di Bogor. Mereka langsung berkoordinasi dengan Polres Bogor.

Kadispenau memastikan proses hukum terhadap AK sudah berjalan. TNI AU akan menindak tegas setiap anggotanya yang melakukan pelanggaran, dengan memberikan sanksi sesuai hukum yang berlaku.

Diketahui, Sertu AK merupakan personel Lanud Supadio Pontianak. Saat pembunuhan terjadi, dia tercatat sebagai siswa di satuan pendidikan yang berada di Lanud Atang Sendjaja, Bogor.

2 dari 2 halaman

Motif Pembunuhan

Sebelumnya, Polres Bogor telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus ini. AK ditetapkan sebagai otak pelaku. Mantan atlet tinju ini memiliki utang sebesar Rp300 juta kepada korban, sehingga merencanakan pembunuhan dan membayar tiga orang untuk membantunya.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin menjelaskan, Nurcholys datang ke Jakarta untuk bertemu dengan AK dengan niat menagih utang. Namun, AK justru mengajaknya ke lokasi pembuatan uang palsu di wilayah Sukamakmur.

"Karena si korban ini yang bekerja sebagai bendahara KONI salah satu daerah di Kalimantan Barat, ingin menagih utang ke pelaku AK karena akan ada audit. Namun uang telah digunakan pelaku untuk kepentingan pribadi," jelas Iman dalam keterangan persnya, Kamis (11/8).

Baca juga:
Anggota TNI AU Dalang Pembunuhan Bendahara KONI Kayong Utara, Motif Utang Piutang
Tolak Bayar Utang, Ini Kronologi Prajurit TNI Habisi Bendahara KONI Koyang Utara
Kasus Penemuan Mayat di Bagasi Alphard, Polisi Amankan Satu Orang
Titik Terang Kasus Pembunuhan Bocah 4 Tahun di Jambi, Keluarga Serahkan Rekaman CCTV
Ini Sosok Bripka RR, Ajudan Istri Ferdy Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir J
Kasus Brigadir J, 31 Anggota Polri Langgar Etik Diduga Tidak Profesional Olah TKP

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini