Buntut ricuh 2 dusun di Lampung Timur, polisi memperketat penjagaan

Senin, 30 November 2015 11:37 Reporter : Ya'cob Billiocta
Buntut ricuh 2 dusun di Lampung Timur, polisi memperketat penjagaan Ilustrasi Bentrokan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Situasi di Desa Kedaton, Kecamatan Batanghari Nuban, Lampung Timur, sudah kondusif usai pertikaian warga di dua dusun. Aparat Kepolisian terus berjaga di lokasi mengantisipasi berlanjutnya pertikaian antarwarga.

Kapolres Lampung Timur, AKBP Juni Duarsah membenarkan telah terjadi aksi penyerangan tersebut. Dia menjelaskan, kronologi kejadian penyerangan itu berawal dari ditemukan sesosok mayat di sungai desa setempat pada Minggu siang (29/11), dan ditengarai sebagai pelaku begal yang tewas karena telah dianiaya oleh warga.

"Setelah dimakamkan sore harinya, ternyata ada pihak yang memprovokasi untuk melakukan penyerangan," ujar Juni kepada Antara, Senin (30/11).

Akibat aksi provokasi sejumlah orang yang diduga sebagai kelompok begal itu, warga pun beramai-ramai melakukan penyerangan terhadap warga dusun tetangganya.

"Jadi, ini bukan bentrok antarwarga, tapi penyerangan yang dilakukan oleh kelompok begal dengan memprovokasi warga lainnya," kata Juni lagi.

Akibat aksi penyerangan itu, sempat terjadi aksi pembakaran rumah warga, tetapi api dapat segera dipadamkan. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini