Bubarkan Massa Pelajar di Palmerah, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Rabu, 25 September 2019 16:03 Reporter : Sania Mashabi
Bubarkan Massa Pelajar di Palmerah, Polisi Tembakkan Gas Air Mata Demo pelajar di Palmerah. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Aparat kepolisian menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa pelajar berseragam putih abu-abu di sekitar Stasiun Palmerah, Jakarta Pusat. Praktis massa berhamburan menyelamatkan diri.

Pantauan merdeka.com, sebagian massa menyelamatkan diri naik ke Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), selebihnya memilih bertahan.

Dalam aksi itu massa membakar sejumlah benda di sekitar rel kereta dan berupaya menutup perlintasan sebidang Palmerah, seberang Gedung DPR RI.

Tak hanya berupaya menutup perlintasan kereta, massa juga berkeliaran di sekitar lokasi rel kereta. Aksi itu pun, mendapat penghadangan dari aparat polisi yang melakukan penjagaan.

Tampak beberapa kali polisi yang telah dilengkapi dengan tameng dan helm anti huru-hara menembakan gas air mata ke kerumunan massa.

Konsentrasi massa pun sempat terpecah akibat tembakan gas air mata itu. Tak berhenti sampai di situ, massa juga berupaya merusak pagar kompleks DPR/MPR yang berada tidak jauh dari Stasiun Palmerah. Hingga kini, petugas kepolisian masih berupaya membubarkan massa.

Dari pengeras suara, polisi juga meminta agar massa membubarkan diri dan tidak bertindak anarkis. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Demonstrasi
  2. Demo Pelajar
  3. Demo
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini