Bu Yul Kelaparan dan Meninggal, Pemerintah Diingatkan Rakyat Punya Hak Pangan

Selasa, 21 April 2020 15:39 Reporter : Bachtiarudin Alam
Bu Yul Kelaparan dan Meninggal, Pemerintah Diingatkan Rakyat Punya Hak Pangan rumah bu yul. ©2020 Merdeka.com/dwi prasetya

Merdeka.com - Kasus kelaparan warga Serang, Banten, Yuli menjadi alarm pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Setelah tiga hari diberitakan kelaparan, Yuli meninggal dunia Senin (20/4). Belum diketahui penyebab kematian wanita yang akrab disapa Bu Yul tersebut.

Terkait hal ini, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik menegaskan, kejadian ibu Yuli harus menjadi pembelajaran. Pemerintah harus serius melindungi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

"Meski baru satu kasus yang termuat, tapi ini jadi alarm bagi pemerintah untuk memaksimalkan seluruh kemampuannya. Termasuk memenuhi, hak-hak warga atas kesehatan, ekonomi, pekerjaan dan pangan," ujar Taufan saat dihubungi merdeka.com, Selasa (21/4).

Menurutnya, untuk mengatasi pandemi Covid-19 saat ini, Pemerintah bagaimanapun caranya harus melindungi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) bahkan yang di luar negeri untuk perlindungan dari wabah virus corona. Karena itu adalah kewajiban yang semestinya dipenuhi negara.

"Ke depan kondisi akan makin sulit, maka kita desak pemerintah untuk fokus ke masalah ini. Lupakan dulu pembangunan infrastruktur, ibu kota baru, fokus lah pada penanganan Covid-19 dan seluruh dampak ikutannya," imbuhnya.

Sementara itu, dia mengatakan peran pemerintah sangat penting dan banyak hal yang harus dikerjakan untuk melindungi masyarakat.

"Pertama adalah pangan yang cukup, pastikan sembako bagi warga dan juga insentif kepada tenaga kerja. Terlebih sektor informal, mereka banyak yang dirumahkan bahkan terkena PHK atau hingga tidak bisa bekerja lagi," tuturnya.

Baca Selanjutnya: Kisah Bu Yul...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini