BPOM Temukan Obat Palsu dan Tanpa Izin Edar Dijual Bebas di Purbalingga

Rabu, 15 Mei 2019 10:32 Reporter : Abdul Aziz
BPOM Temukan Obat Palsu dan Tanpa Izin Edar Dijual Bebas di Purbalingga BPOM Temukan Obat Palsu Dijual Bebas di Purbalingga. ©2019 Merdeka.com/Abdul Aziz

Merdeka.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Wilayah Banyumas mendapati penjualan obat palsu di Desa Losari, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga. Selain itu, didapati juga obat tidak memiliki izin edar.

Temuan ini bagian dari Pengawasan Obat-Obatan dan Pangan di Bulan Ramadan dan Menjelang Idul Fitri 1440 H. Pengawasan ini dilakukan sebab masih sering didapati penjualan obat-obatan keras yang semestinya tidak dijual bebas.

Staf Pengawas Farmasi dan Makanan BPOM Wilayah Banyumas, Winanto, mengatakan temuan obat palsu dan tanpa izin edar dijual di salah satu toko kelontong. Secara rinci, obat palsu yakni Ponstan dengan berlogo FM palsu sebanyak 40 tablet. Sedang obat tanpa izin edar yakni osagi atau obat sakit gigi sebanyak 82 bungkus, sulfural sebanyak empat bungkus dan antalgin 500 mg sebanyak 16 butir.

"Tidak boleh dijual sembarangan apalagi di toko-toko kelontong, karena kalau tidak tahu dosisnya maka akibatnya bisa fatal," kata Winanto setelah melakukan pengecekan terhadap obat-obatan di desa tersebut, Rabu (15/5).

Temuan obat-obatan palsu dan obat tanpa izin edar lantas dimusnahkan dan disaksikan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Purbalingga, Polres Purbalingga dan BPOM Banyumas.

"Pemusnahan ini dibuat dengan sukarela dan tanpa paksaan langsung oleh Indiarti, pemilik toko. Apabila toko ini ternyata nantinya masih menjual obat-obatan tersebut maka penjual bersedia dikenakan aturan hukum yang berlaku," ujar Winanto.

Pemilik Toko Dika, Indiarti mengaku tidak mengetahui jika obat Ponstan yang dijualnya ternyata palsu. Dan ia pun tidak mengetahui kalau obat-obatan yang dijual di tokonya dilarang dijual bebas dan harus sesuai petunjuk dari dokter. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Obat Palsu
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini