BPBD Pamekasan Keluarkan Peringatan Dini Pasang Air Laut Maksimum

Rabu, 19 Januari 2022 08:03 Reporter : Fikri Faqih
BPBD Pamekasan Keluarkan Peringatan Dini Pasang Air Laut Maksimum Banjir Rob Kali Adem di Muara Angke. ©2022 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan, Jawa Timur, mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat agar mewaspadai terjadinya pasang air laut maksimum. Air pasang tersebut berpotensi menyebabkan banjir rob.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pemkab Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan, berdasarkan prakiraan dari Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) potensi pasang air maksimum itu akan berlangsung hingga 20 Januari 2022.

"Berdasarkan rilis yang kami terima, waktunya pada malam hari ini, yakni mulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB," katanya di Pamekasan, Selasa malam (18/1).

Di Madura ini, kata Budi, ada dua kabupaten yang diminta BMKG untuk waspada, yakni Pamekasan dan Sumenep.

"Kalau di Pamekasan secara khusus BMKG menyebutkan berpotensi terjadi di selat Madura, yakni di pesisir pantai selatan, sedangkan di Sumenep di Kalianget," ujarnya.

Berdasarkan prakiraan itu, fenomena pasang air laut maksimum itu diprakirakan dapat mencapai ketinggian antara 120 dan 140 cm dari permukaan air laut.

Budi mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang pesisir pantai, seperti di Pantai Padelegan, Tanjung Kecamatan Pademawu dan masyarakat Branta, Kecamatan Tlanakan agar meningkatkan kewaspadaan.

BPBD Pemkab Pamekasan juga telah menugasi personel khusus dan melibatkan para sukarelawan yang tergabung dalam Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) untuk memantau perkembangan situasi.

"Sejak malam ini, semua perkampungan nelayan di Pamekasan ini kami pantau dengan menerjunkan tim siaga ke lapangan," terangnya seperti dilansir dari Antara.

Sementara itu, berdasarkan catatan BPBD Pemkab Pamekasan daerah pesisir yang sering terjadi banjir rom jika terjadi pasang air laut maksimum, pantai Jumiang di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu dan Pantai Talang Siring di Desa Montok, Kecamatan Larangan, Pamekasan. [fik]

Baca juga:
Gelombang 4 Meter Diprakirakan Terjadi di Perairan Maluku, BMKG Minta Warga Waspada
Ombak 4 Meter Hancurkan Rumah Warga Suku Laut di Riau
Banjir Rob 1 Meter Rendam Kawasan Sunda Kelapa
Enam Kelompok Nelayan Hilang Kontak saat Melaut di Perairan Natuna
Banjir Rob Rendam Rumah Warga Demak
Nelayan dan Pelayaran di Perairan Banten Diminta Waspada Gelombang Tinggi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini