Bocah ngamuk & halusinasi usai campur pil diduga narkoba ke minuman

Kamis, 14 September 2017 10:52 Reporter : Henny Rachma Sari
Pil PCC. ©istimewa

Merdeka.com - Puluhan anak dan remaja mengamuk diiringi halusinasi parah usai mengonsumsi pil diduga mengandung narkoba. Mereka mencampur pil tersebut ke dalam minuman.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari Murniati menjelaskan menurut informasi yang diperoleh, para korban mendapatkan pil tersebut secara gratis dari orang tidak dikenal.

Obat tersebut pun ada yang berbentuk tablet dan juga cair.

"Obat itu ada yang dalam bentuk cair dan juga dalam bentuk tablet. Yang cair dicampur ke dalam minuman. Sampai saat ini kami belum bisa pastikan jenis obat apa yang dikonsumsi para korban itu," ujar Murniati, Kamis (14/9).

"Ada dalam bentuk cair dan dalam bentuk tablet. Informasi yang kami peroleh pelajar SD yang mengkonsumsi itu karena dicampur dengan minumannya," tambahnya.

Korban, lanjutnya, sebagian besar dari anak usia sekolah dasar, SMP, SMA bahkan ibu rumah tangga dan pegawai tak luput dari sasaran pelaku.

"Bahkan satu orang korban yang masih kelas VI SD meninggal karena mengkonsumsi jenis obat tersebut, setelah sebelumnya mendapat perawasan di rumah sakit," tuturnya.

BNN menganggap kondisi tersebut merupakan kejadian luar biasa lantaran menyasar anak-anak dan berjumlah hingga 50 orang bahkan ada satu tewas.

Untuk itu, kata Murniati, pihaknya terus memantau di sejumlah rumah sakit, terutama di Rumah Sakit Jiwa Kendari.

"Kami masih terus melakukan pemantauan di sejumlah rumah sakit, terutama di Rumah Sakit Jiwa Kendari, karena tidak menutup kemungkinan masih akan terus bertambah orang yang datang membawa keluarganya karena mengalami gelaja yang aneh," tandasnya. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Narkoba
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.