KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Bocah 8 tahun tewas tersengat listrik saat karaoke

Rabu, 18 Juli 2012 16:43 Reporter : Parwito
mati kesetrum. shutterstock

Merdeka.com - Nasib nahas menimpa Wahyu Kusna Anisa. Bocah berumur 8 tahun asal Desa Kembangsari, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jateng putri dari Gito Jumadi tewas seketika karena tersetrum, saat karaoke di rumahnya sendiri.

Akibatnya, korban tewas dalam kondisi mengenaskan. Seluruh bagian tubuhnya gosong terpanggang sengatan listrik akibat salah mencolokkan kabel mic ke lubang rol stop kontak saluran listrik.

Dari informasi yang dihimpun merdeka.com, peristiwa tragis ini bermula saat korban pulang dari sekolah pada Selasa (17/7) sekitar pukul 11.30 WIB. Gadis cilik yang masih duduk di Kelas III SD itu bermaksud latihan menyanyi menggunakan microphone.

Diduga korban salah menyambungkan microphone ke rol stop kontak. Anak 8 tahun itu tersengat listrik dari pengeras suara yang dipegangnya. Saat kejadian itu berlangsung, kedua orangtua korban tengah bekerja. Ayah korban merupakan pegawai PLN dan ibunya seorang guru. Keduanya masih bekerja sedangkan rumah dalam keadaan sepi.

Kejadian ini baru diketahui oleh kakak korban, Alvina Asna(13) saat pulang sekolah sekitar pukul 15.00 WIB. Kakak korban kaget menemukan adiknya sudah tergeletak.

"Saya langsung berteriak meminta tolong melihat adik saya tergeletak. Para tetangga pun berdatangan dan memeriksa adik saya. Ternyata adik saya sudah meninggal dunia," ungkap Asna.

Sejumlah warga kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Ampel. Petugas serta dokter dari Puskesmas setempat langsung datang melakukan pemeriksaan.

Kasubag Humas Polres Boyolali, AKP Margono menyatakan dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas setempat, pada korban tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan.

"Korban murni tewas karena tersengat listrik. Korban kesetrum karena diduga salah menancapkan kabel microphone ke rol stop kontak saat akan karaoke.Kami menghimbau supaya warga lebih berhati-hati dan ekstra ketat mengawasi anaknya supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi, tutur Margono.

Usai diperiksa dan diidentifikasi di Puskesmas, jenazah korban kemudian diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Penemuan Mayat

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.