Bocah 6 Tahun Mengaku Jadi Korban Pencabulan Driver Ojek Online di Samarinda

Rabu, 3 April 2019 05:31 Reporter : Saud Rosadi
Bocah 6 Tahun Mengaku Jadi Korban Pencabulan Driver Ojek Online di Samarinda ilustrasi pencabulan. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Ai, bocah perempuan usia 6 tahun, diduga jadi korban pencabulan driver ojek online, di Samarinda, Kalimantan Timur. Ibunya melapor ke Polsek Samarinda Kota, sejak siang tadi dan rampung malam ini. Terduga pelaku diburu polisi.

Keterangan diperoleh merdeka.com, peristiwa itu, terjadi sekira pukul 13.00 WITA tadi. Korban bersama ibunya, memesan ojol dan berangkat dari sekolah korban.

Di perjalanan, korban duduk di depan driver. Di belakang driver, ada saudara sepupu korban, dan ibu korban. Sampai di tempat tujuan, driver ojol pun pergi.

Namun belakangan, korban Ai, bercerita ke ibunya, bahwa tangan kiri dari driver, masuk meraba-raba ke celana korban. Mendengar aduan itu, spontan saja, ibu korban pun berang dan melapor ke polisi.

Usai melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Samarinda Kota, korban didampingi sang ibu, sekira pukul 15.00 WITA tadi menjalani pemeriksaan penyidik. Rampung diperiksa sekira pukul 19.00 WITA malam ini, ibu korban belum bersedia memberikan penjelasan.

"Saya buru-buru. Ini juga sudah malam, dan saya tidak pakai kaca mara. Saya juga mau salat (Maghrib)," kata ibu korban ketika ditemui wartawan, sambil meninggalkan Polsek Samarinda Kota.

Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota, Ipda Abdillah Dalimunthe membenarkan laporan dugaan pencabulan itu. "Tunggu dulu saja ya, kita lidik dulu," singkat Dalimunthe, kepada merdeka.com. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini