BNPT Ungkap 16 Pelaku Tindak Pidana Terorisme Terafiliasi FPI

Selasa, 25 Januari 2022 16:19 Reporter : Ahda Bayhaqi
BNPT Ungkap 16 Pelaku Tindak Pidana Terorisme Terafiliasi FPI Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar. ©ANTARA/Evarianus Supar

Merdeka.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar mengungkap, terduga pelaku tindak pidana terorisme terafiliasi dengan organisasi terlarang. Salah satunya terafiliasi dengan Front Pembela Islam (FPI) yang dinyatakan terlarang beberapa waktu lalu.

Boy mengatakan, 16 pelaku tindak pidana terorisme terafiliasi dengan FPI. Hal ini diungkapkan saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, Selasa (24/1).

"16 lainnya juga terafiliasi dengan ormas yang dilarang pemerintah, yaitu FPI," kata Boy.

Sementara itu, 178 orang pelaku terorisme terafiliasi dengan Jamaah Islamiah. Sebanyak 154 orang terafiliasi dengan JAD, dan 16 merupakan kelompok MIT.

"Berdasarkan afiliasi teror, 178 orang di antaranya terafiliasi dengan kelompok yang sudah dinyatakan sebagai organisasi terlarang, yaitu 178 orang Jamaah Islamiah, 154 orang terafiliasi kepada JAD, 16 orang MIT yg terpusat di Poso Tengah," jelasnya.

BNPT juga memantau beberapa kelompok radikal. Kelompok ini merupakan kepanjangan tangan organisasi teroris internasional dari Jamaah Islamiah, juga terafiliasi dengan Al-Qaeda.

"Dalam hal ini beberapa kelompok radikal masih terpantau, masih tetap kelompok yang sama sebagai bagian kepanjangan tangan organisasi teroris global seperti JI yang terafiliasi dengan Al-Qaeda," tutup Boy. [fik]

Baca juga:
BNPT Sebut Rutan Terorisme Overload
BNPT Awasi 600 Akun Media Sosial Berpotensi Sebar Paham Radikal
BNPT Antisipasi Kepulangan WNI Kombatan Teroris di Luar Negeri Lewat Jalur Ilegal
Penjelasan BNPT Terkait Dugaan Keterlibatan Munarman dalam Kasus Terorisme

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini