BNPT: Organisasi Teroris Galang Dana Lewat Kotak Amal untuk Himpun Generasi Muda

Rabu, 15 September 2021 15:57 Reporter : Ahda Bayhaqi
BNPT: Organisasi Teroris Galang Dana Lewat Kotak Amal untuk Himpun Generasi Muda Kepala BNPT Boy Rafli Amar. ©istimewa

Merdeka.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar mengungkap, organisasi yang terlibat aksi terorisme seperti Jamaah Islamiyah mengubah nama untuk melakukan kegiatan-kegiatan di Indonesia. Salah satunya modus penggalangan dana dengan menggunakan kotak amal dengan nama baru, seperti Syam Organizer, One Care, serta Abu Foundation.

Dia menjelaskan, kelompok organisasi teroris lama menggunakan cara baru untuk melakukan perekrutan generasi muda.

"Pada lingkup nasional kita melihat upaya-upaya perekrutan dari kelompok lama yang mereka organisasi yang dinyatakan sebagai organisasi terlarang di dalam negeri yaitu Jamaah Islamiyah, terus dilakukan penangkapan oleh aparat penegak hukum Densus 88, ini menjadi kelompok yang masih terus melakukan upaya dengan melakukan kegiatan nama-nama baru, Syam Organizer, One Care, Abu Ahmed Foundation di mana pihak yang menyalahgunakan kotak-kotak amal," kata Boy saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI, Rabu (15/9).

"Yang pada dasarnya mereka ingin menghimpun generasi muda untuk ikut dari kegiatan-kegiatan mereka," imbuhnya.

Menurutnya, penggalangan dana itu juga dipakai untuk mendanai anak-anak muda berangkat ke Suriah dan Irak.

Boy mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Agama dan Kementerian Hukum dan HAM untuk menangkal masalah ini. Yaitu dalam rangka memilah yayasan resmi yang telah terdaftar.

Untuk itu, BNPT mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam memberikan sumbangan. Sebab, ada pihak-pihak yang menyalahgunakan untuk mendanai aksi terorisme.

"Ini kita juga perlu mengedukasi masyarakat kita memang niatnya baik untuk berderma tetapi kalau salah untuk berderma sama dengan mendukung tindakan terorisme. Jadi langkah langkah kita juga mengingatkan kepada masyarakat hendaknya perlu kita waspAda kepada siapa kita memberikan sumbangan," jelas Boy.

"Karena jangan sampai ternyata di belakang daripada itu mereka adalah orang orang yang melakukan organizer sebagai event organizer untuk pengumpulan rangka anak-anak muda untuk berangkat ke Irak dan Suriah," tutupnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini