BNPB: 3 Warga Meninggal Dunia Pascagempa M 6,8 di Maluku

Kamis, 26 September 2019 12:58 Reporter : Henny Rachma Sari
BNPB: 3 Warga Meninggal Dunia Pascagempa M 6,8 di Maluku Dampak gempa di Ambon. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Tercatat tiga warga meningga dunia pascagempa berkekuatan M 6,8 yang mengguncang Ambon, Maluku, Kamis (26/9) sekira pukul 06.46 Wib pagi tadi. Korban tewas akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan korban teridentifikasi meninggal yakni, Narti Rumain, Mateis Frans dan Lai Nai.

"Sedangkan korban luka sejumlah 3 orang yakni, Djamila Lasaiba, Gamar Assagaf, Korban masih diidentifikasi (Warga Desa Waai, Kabupaten Maluku Tengah)," kata Agus dalam keterangannya.

Korban luka Djamila telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Al Aqhsa dan lainnya di Puskesmas Air Besar. Sementara itu warga Kota Ambon ada yang mengungsi ke rumah kerabat terdekat. BPBD setempat masih melakukan pendataan paska kejadian tadi pagi.

Hingga kini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan pemutakhiran dampak pascagempa. Data yang dihimpun Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB sebagai berikut:

1. Retaknya Sambungan Jembatan Merah Putih

2. Kerusakan pada Gedung Rektorat Universitas Pattimura

3. Kerusakan pada Auditorium Universitas Pattimura

4. Kerusakan pada Gedung Kampus Universitas Pattimura jurusan Kehutanan

5. 2 unit Rumah milik warga desa Toisapu Kecamatan Leitimur Selatan mengalami Rusak Berat

6. 1 unit Pasar Apung di Negeri Pelau Kabupaten Maluku Tengah

7. Retaknya Jalan utama menuju dermaga Ferry Desa Liang, kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah

8. Kerusakan pada Kampus IAIN dan mengakibatkan 1 org luka-luka,dan sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat

9. Kerusakan pada 1 buah Masjid di Gunung Malintang Kota Ambon

10. Kerusakan pada 1 unit Rumah masyarakat di Hative Kecil Kota Ambon

11. Kerusakan bagian Plafon Gedung BLK

12. Kerusakan pada Gedung Kantor Badan Ketahanan Pangan Provinsi Maluku

13. Kerusakan pada Gedung Gereja Rehoboth

14. Kerusakan pada Gedung Kantor Dinas Sosial Provinsi Maluku

15. Kerusakan pada bangunan Mal Citi Mal

Berdasarkan informasi BMKG, gempa bumi dirasakan di wilayah Ambon dan Kairatu pada skala intensitas V MMI, di Paso II-III MMI dan Banda II MMI. BMKG merilis bahwa berdasarkan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

Selanjutnya BMKG juga merilis terjadinya gempa susulan dengan parameter M 5.6. Gempa susulan tersebut terjadi pada pukul 07.39 Wib dengan parameter 18 km timur laut Ambon – Maluku dengan kedalaman 10 km. [rhm]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini