BNN gagalkan penyelundupan 9 kg sabu via Jayapura

Senin, 19 November 2012 20:11 Reporter : Laurel Benny Saron Silalahi
BNN gagalkan penyelundupan 9 kg sabu via Jayapura Polisi sita Narkoba. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menggagalkan peredaran narkoba yang dilakukan oleh jaringan sindikat internasional. Dari hasil pengungkapan tersebut BNN berhasil menyita sebanyak 9.825,8 gram sabu dan 863,7 gram heroin dari dua kasus yang berbeda.

Deputi Penindakan BNN Irjen Benny Joshua Mamoto mengatakan jalur yang digunakan tersangka untuk memasukkan narkoba ke Indonesia terbilang baru. Karena itu petugas pun sempat di kelabui oleh para tersangka.

"Jadi ada jalur baru yang digunakan sindikat narkoba lagi yaitu jalur Jayapura, kami juga masih melakukan penyelidikan ke Dili untuk membongkar sindikat narkoba ini," ujarnya kepada wartawan di gedung BNN, Jl. MT. Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Senin (19/11).

Dikatakan Benny jalur yang ditempuh para tersangka ini terbilang berani, mereka menggunakan jalur udara dan darat untuk menyelundupkan barang haram tersebut.

"Dia dari Jakarta ke Jayapura melalui pesawat, itu yang kita heran kok bisa tidak terdeteksi, sampai di Jayapura dia menggunakan sebuah taksi masuk ke pos lintas batas antara Papua dan Papua Nugini dan nggak ketahuan juga," jelas Benny.

Dari pengungkapan ini BNN berhasil menangkap 5 orang pelaku yang 3 di antaranya pria sedangkan 2 lagi wanita. Salah satu tersangka berinisial IS mengungkapkan dalam sekali pengiriman barang dirinya di berikan uang sebesar 20-40 juta rupiah.

"Saya bilang koper itu berisi berlian, dan satu buah chip sebuah perusahaan besar, kalau ketahuan nanti bisa bangkrut perusahan-perusahan di Indonesia," ujar IS yang mengaku bekerja sebagai seorang koki.

Namun setelah dibongkar oleh petugas BNN di perbatasan tersebut ternyata koper yang dibawa IS berisi pakaian dan sabu yang berada di dinding koper.

"Saat di perbatasan, sudah ada tim BNN yang menunggu, dan saya nggak tahu kalau memang ada sabunya, saya sangat menyesal karena sudah dibodohi," jelas IS. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kasus Narkoba
  3. Penyelundupan Narkoba
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini