BNN Bongkar Jaringan Sabu di Kaltim, Salah Satu Pelaku PNS Pemkot Tarakan

Senin, 7 Oktober 2019 12:15 Reporter : Saud Rosadi
BNN Bongkar Jaringan Sabu di Kaltim, Salah Satu Pelaku PNS Pemkot Tarakan BNN bongkar jaringan sabu di Kalimantan Utara. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - BNN membongkar jaringan pengedar sabu antarprovinsi Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur. Empat orang dibekuk bersama barang bukti 38 kg sabu. Salah satu pelaku tercatat PNS Pemkot Tarakan di Kalimantan Utara.

Semua pelaku diterbangkan ke Jakarta guna penyelidikan lebih lanjut. Informasi diperoleh merdeka.com, penangkapan keempat pelaku itu, dilakukan Sabtu (5/10) lalu. Petugas mengendus penyelundupan sabu dalam jumlah besar dari Malaysia, melalui Kalimantan Utara menuju Samarinda, Kalimantan Timur.

Kecurigaan itu benar. Petugas menyergap 1 orang terduga kurir di Jalan Poros Kutai Timur menuju Samarinda. Saat digeledah, petugas menyita karung diduga berisi 38 bal sabu yang dikemas dalam 7 kotak kardus. Terduga kurir diketahui seorang PNS Pemkot Tarakan.

Petugas BNN terus gerak cepat. PNS Pemkot Tarakan itu menjadi petunjuk. Satu persatu tiga pelaku lainnya, dibekuk di kota Balikpapan sebagai pengendali pengiriman, pemilik sabu di pusat perbelanjaan di Samarinda dan 1 lagi dibekuk di kawasan Jalan Telkom, di Samarinda.

Empat orang pelaku, bersama 38 bal isi sabu dibawa ke kantor BNNP Kalimantan Timur, Jalan Rapak Indah, Samarinda. Mereka menjalani pemeriksaan sementara tim BNN.

"Benar. Didapat 38 bungkus, yang diperkirakan berisi 1 kilogram sabu setiap bungkusnya," kata Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Kalimantan Timur AKBP Halomoan Tampubolon, dikonfirmasi di kantornya, Senin (7/10).

Tampubolon juga membenarkan, 4 pelaku yang ditangkap mulai di Kutai Timur hingga Samarinda diterbangkan ke Jakarta siang ini melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan. "Untuk pengembangan lanjutan," ujarnya.

Menurutnya, keempat pelaku itu merupakan target operasi BNN sejak lama. Sekitar pukul 07.45 WITA pagi tadi keempatnya dibawa ke Balikpapan untuk diterbangkan ke Jakarta. "Mereka satu jaringan," tutup Tampubolon. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Narkoba
  2. BNN
  3. Tarakan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini