BMKG Minta Semua Pihak Waspada Dampak La Nina

Senin, 18 Oktober 2021 16:44 Reporter : Supriatin
BMKG Minta Semua Pihak Waspada Dampak La Nina Pantauan La Nina dari penglihatan BMKG. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengungkapkan nilai anomali iklim global di Samudera Pasifik telah melewati ambang batas La Nina yakni mencapai -0.61°C. Ambang batas kategori La Nina hanya -0.5°C.

"Saya ulangi sebesar -0.61°C pada dasarian ke satu bulan Oktober 2021, artinya pada 10 hari pertama di bulan Oktober 2021," ungkapnya dalam konferensi pers, Senin (18/10).

Dwikorita memprediksi La Nina kali ini terjadi hingga Februari 2022. La Nina diperkirakan akan berlangsung dengan intensitas lemah hingga sedang seperti tahun 2020.

"Namun, tentunya berbagai perkembangan terus kami monitor dan akan segera kami informasikan," sambungnya.

Dia meminta semua pihak segera mempersiapkan berbagai hal untuk menghadapi datangnya La Nina. Belajar dari kejadian La Nina tahun 2020, curah hujan mengalami peningkatan pada bulan November, Desember, dan Januari.

Terutama di wilayah Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, NTT, Kalimantan bagian selatan, dan Sulawesi bagian selatan. Peningkatan curah hujan bulanan berkisar antara 20 hingga 70 persen di atas normal.

"La Nina tahun ini diprediksi memiliki dampak yang relatif sama dengan tahun lalu yang diikuti dengan berbagai bencana hidrometeorologi secara sporadis di berbagai wilayah terdampak," jelasnya.

Dwikorita mengingatkan langkah kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap La Nina perlu dipersiapkan sejak dini. Hal ini untuk mengantisipasi banyaknya korban dampak bencana hidrometeorologi akibat La Nina.

"Dengan adanya potensi peningkatan curah hujan pada periode musim hujan tersebut, sekali lagi maka kami meminta untuk seluruh pihak perlu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi lanjut dari curah hujan tinggi yang dapat memicu bencana hidrometeorologi," pesannya.

Baca juga:
Banjir Bandang Terjang OKU, 140 Rumah Terendam dan 2 Jembatan Putus
Pemprov Bali Tanggung Biaya Perawatan Korban Gempa Karangasem dan Bangli
BPBD Bali Nyatakan 3 Warga Meninggal akibat Gempa Karangasem, Kerugian Hampir Rp1 M
Wapres Ma'ruf Amin Perintahkan BNPB Ambil Langkah Cepat Tangani Gempa di Bali

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini