BMKG Deteksi Siklon Tropis Paddy Sebabkan Hujan dan Angin Kencang Sudah Punah

Rabu, 24 November 2021 09:14 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
BMKG Deteksi Siklon Tropis Paddy Sebabkan Hujan dan Angin Kencang Sudah Punah Siklon tropis Paddy. ©2021 @infoBMKG

Merdeka.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan data terbaru mengenai perkembangan Siklon Tropis Paddy yang tumbuh di Samudra Hindia. BMKG menyatakan Siklon Tropis Paddy pagi ini terpantau sudah punah.

"Update pagi ini, Siklon Tropis Paddy sudah punah," kata Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab dihubungi dari Jakarta, Rabu (24/11).

BMKG sebelumnya melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning (TCWC) melaporkan bibit siklon tropis 90S tumbuh menjadi Siklon Tropis Paddy pada Senin (22/11) siang.

Pada Selasa (23/11) pagi siklon Paddy terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah bertekanan 995 hPa dengan kekuatan 40 knot (75 km/jam) bergerak ke barat menjauhi wilayah Indonesia.

Dampak tidak langsung bagi cuaca di Indonesia yaitu hujan sedang hingga lebat 24 jam ke depan di Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Timur.

Seperti diketahui, pada Selasa (23/11) sejumlah wilayah di DKI Jakarta dan sekitarnya dilanda angin kencang hingga menyebabkan pohon tumbang seperti di wilayah Tanah Abang Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.

"Angin kencang ini dampak tidak langsung dari Siklon Tropis Paddy," tambah Fachri.

Tercatat kecepatan angin berkisar antara 28-46 km/jam di beberapa wilayah seperti Cengkareng, Kemayoran dan Tanjung Priok.

Siklon tropis merupakan sistem tekanan rendah dengan masa hidup rata-rata berkisar antara tiga hingga 18 hari. Karena energi siklon tropis didapat dari lautan hangat, maka siklon tropis akan melemah atau punah ketika bergerak dan memasuki wilayah perairan yang dingin atau memasuki daratan.

Baca juga:
Siklon Tropis Paddy, BMKG Prediksi Pulau Jawa Alami Hujan & Angin Kencang
Sejumlah Daerah di Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
BMKG Susun Rencana Aksi Nasional Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim
Kepala BMKG: Indonesia Sangat Rentan Terdampak Perubahan Iklim
BMKG Prediksi Hujan Lebat, 8 Kecamatan di NTT Berstatus Waspada Banjir
Fenomena Water Spout di Perairan Buleleng Bali Jadi Tontonan Warga
Jakarta Diperkirakan Diguyur Hujan sejak Siang hingga Malam Hari
Analisa BMKG Soal Dugaan Kebakaran Kilang Pertamina di Cilacap Akibat Petir

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini