BMKG Bantah Bakal Ada Tsunami di NTT, Hanya Fenomena Gelombang Tinggi

Rabu, 7 April 2021 10:27 Reporter : Merdeka
BMKG Bantah Bakal Ada Tsunami di NTT, Hanya Fenomena Gelombang Tinggi Banjir bandang di Flores Timur. ©AFP/BNPB

Merdeka.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membantah kabar tsunami yang akan menerjang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) imbas badai yang disebabkan siklon tropis Seroja. Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo menuturkan bahwa fenomena itu bukan tsunami melainkan gelombang tinggi.

"Jadi mohon diluruskan bahwasanya itu bukan tsunami. Jadi itu hanya lintasan air laut yang masuk ke darat, bukan tsunami," kata Eko kepada Liputan6.com, Rabu (7/4/2021).

Gelombang besar imbas badai itu pun hanya ditemui di lautan, bukan di darat. Hal itu bahkan menurutnya sudah biasa terjadi. Bahkan jika pun air laut itu masuk ke darat radiusnya tak sampai 100 meter dari garis pantai.

"Hanya memang ketika kemarin berbarengan dengan Siklon Seroja ada air laut yang masuk ke daratan. Seperti kejadian di Manado beberapa bulan lalu ya," ujarnya.

Sampai saat ini gelombang laut di lautan sekitar NTT, kata Eko masih cukup tinggi. Berkisar antara 3,5 meter hingga 5 meter. "Di daratan sudah enggak ada, udah gak berimbas di daratan," katanya.

Untuk itu Eko meminta masyarakat NTT agar tak resah dengan adanya kabar tsunami yang bakal menerjang wilayahnya.

"Masyarakat tak perlu panik, tidak perlu percaya berita-berita itu. Tidak ada tsunami. Tapi masyarakat perlu mencermati bahwa fenomena gelombang tinggi masih terjadi," pungkasnya.

Reporter: Yopi Makdori

Sumber: Liputan6.com [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini