BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan Empat Burung Pemangsa di Hutan Bunder

Senin, 13 Juli 2020 06:04 Reporter : Purnomo Edi
BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan Empat Burung Pemangsa di Hutan Bunder BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan Empat Burung Pemangsa di Hutan Bunder. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Empat ekor burung pemangsa atau raptor dilepasliarkan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta di Taman Hutan Bunder, Kabupaten Gunungkidul, DIY.

Kepala BKSDA Yogyakarta Muhammad Wahyudi menjelaskan, empat burung pemangsa yang dilepasliarkan ini adalah dua elang Ular Bido (Spilornis cheela) dan dua elang Alap Jambul (Accipiter trivirgatus).

Empat ekor burung pemangsa yang dilepasliarkan ini didapat dari penyerahan masyarakat. Wahyudi menyebut sebelum dilepasliarkan, empat burung pemangsa ini menjalani rangkaian assesment dan rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi Raptor Stasiun Flora dan Fauna (SFF) Bunder di bawah pengelolaan BKSDA Yogyakarta.

"Beberapa waktu lalu kami lepas liarkan empat burung pemangsa. Jenisnya elang Ular Bido (Spilornis cheela) yang merupakan penyerahan masyarakat Sleman dan Gunungkidul pada akhir Mei tahun 2019 silam, sedangkan Alap-alap Jambul (Accipiter trivirgatus) diserahkan sekitar bulan Mei 2020," ujar Wahyudi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/7).

"Setelah melalui assesment dan diobservasi dari aspek kesehatan dan perilakunya, akhirnya satwa tersebut dinyatakan siap untuk kembali ke habitatnya," sambung Wahyudi.

Wahyudi menuturkan pelepasliaran empat satwa ini merupakan bagian dari rehabilitasi satwa. Wahyudi berharap bahwa satwa dapat kembali ke alam bebas.

Wahyudi menyebut pelepasliaran empat satwa pemangsa sesuai dengan arahan Dirjen KSDAE KLHK. Harapannya, kata Wahyudi bisa mempercepat proses pelepasliaran satwa yang masih terdapat di pusat rehabilitasi satwa. Wahyudi menuturkan jika agenda pelepasliaran satwa merupakan salah satu kegiatan rutin di BKSDA.

"Dengan dilepaskannya burung pemangsa ini, selanjutnya kandangnya dapat diisi kembali oleh burung pemangsa lainnya untuk proses persiapan lepas liar berikutnya," papar Wahyudi. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini