BKSD Bali Duga Ribuan Burung Pipit Yang Mati di Gianyar Keracunan

Jumat, 10 September 2021 12:05 Reporter : Moh. Kadafi
BKSD Bali Duga Ribuan Burung Pipit Yang Mati di Gianyar Keracunan Viral Burung Pipit Berjatuhan di Gianyar, Warga Kubur Ratusan Bangkai. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Ribuan buruh Pipit ditemukan mati tergeletak di wilayah kuburan atau setra, di Banjar Sema, Desa Pering, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Kamis (9/9) kemarin. Diduga burung-burung itu mati karena keracunan.

"Pertama, kita menduga burung-burung tersebut (terkena) curah hujan yang cukup tinggi. Dan, mungkin sedikit mengandung asam air hujan tersebut. Sehingga, mengakibatkan burung-burung itu terjatuh," kata Kepala Tata Usaha Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Prawono Meruanto, saat dihubungi Jumat (10/9).

Dugaan kedua karena perilaku masyarakat yang menggunakan pestisida nonalami di sekitaran Desa Pering tersebut. Sehingga, burung-burung tersebut keracunan.

"Dugaan saya, adalah burung-burung tersebut keracunan dari pestisida tersebut. Karena, kita ketahui burung Pipit kalau cari makan pasti bergerombol, dari ratusan sampai ribuan. Kemudian, mereka menghinggapi padi-padi yang baru tumbuh yang mungkin baru dilakukan penyemprotan pestisida dan mereka keracunan," ungkapnya.

"Jadi, dugaan sementara seperti itu dan teman-teman di lapangan, melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk tetap hati-hati melakukan petisida dan tetap menjaga habitat satwa liar yang ada di sekitar mereka. Tidak hanya burung, yang lain juga menjadi perhatian masyarakat sekitarnya," ujar Meruanto.

Seperti yang diberitakan, sebuah video burung Pipit jatuh berhamburan ke tanah menjadi viral dan heboh di media sosial, pada Kamis (9/9).

Video tersebut, diketahui dishare oleh akun bernama Dek Eko via@balibrodcast. Dalam video tersebut, terlihat banyak burung berjatuhan, yang terjadi di wilayah Sentra, Banjar Sema Pring, Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (9/9).

Dalam captionnya disebutkan,"Banyak Burung Pipit jatuh saat hujan dan angin kencang yang terjadi di wilayah tersebut. Sehingga membuat sayap mereka basah," tulisnya. [lia]

Baca juga:
BKSDA Bali Sebut Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati Bisa karena Virus dan Stres
Kesaksian Warga Gianyar Saat Ribuan Burung Pipit Jatuh di Tanah: Biasanya Tak Pernah
Viral Burung Pipit Berjatuhan di Gianyar, Warga Kubur Ratusan Bangkai
Viral Video Fenomena Banyak Burung Pipit Jatuh Berhamburan di Bali

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini