Bisnis Warung Kopi, Mimpi Prabowo Usai Pensiun dari Panggung Politik

Senin, 28 November 2022 11:44 Reporter : Supriatin
Bisnis Warung Kopi, Mimpi Prabowo Usai Pensiun dari Panggung Politik Presiden Jokowi Bersama Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto berencana membangun kedai kopi (cofee shop) usai pensiun dari dunia politik. Mimpi itu berawal dari kecintaannya meminum kopi, khususnya kopi Hambalang.

Mimpi membangun bisnis kedai kopi itu disampaikan Prabowo dalam Musyawarah Kerja Nasional Persatuan Perangkat Desa Indonesia (Mukernas PPDI) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Minggu (27/11).

"Saya nanti kalau pensiun mau buka warung kopi," ujarnya.

Prabowo optimistis kedai kopinya bakal laris didatangi pengunjung. Namun, eks Danjen Kopassus ini tidak yakin akan untung atau buntung.

"Kopi saya pasti laku. Hanya enggak tahu untung atau tidak," ucapnya seraya tertawa.

Sebelum mengumbar mimpinya, Prabowo meminta izin untuk minum kopi lantaran sudah terlalu lama memberikan paparan di Mukernas PPDI.

"Ini hampir dua jam saya bicara ini. Minum kopi dulu, ya, boleh?" ucapnya.

2 dari 2 halaman

Minta Orang Kaya Tak Serakah

Pada kesempatan yang sama, Prabowo mengajak orang kaya untuk saling berbagi dan tidak serakah. Dia mengingatkan, sekitar satu persen dari total populasi penduduk Indonesia merupakan orang kaya.

Apabila setiap orang kaya mau berbagi kepada 30 orang miskin setiap bulannya, maka akan membantu mengentaskan kemiskinan di Tanah Air.

"(Penduduk) kita 300 juta hampir, 280 juta, 2,8 juta (adalah) orang kaya. Kalau satu bulan cari 30 orang miskin (dan bantu) buka warung, itu 2,8 kali 30 berapa? 62 juta sebulan," katanya.

Menurut Prabowo, orang kaya yang kikir adalah kesia-siaan. Pangkalnya, seluruh harta benda yang dimilikinya takkan dibawa mati.

"Berapa pun kayamu kalau kau dipanggil menghadap (Tuhan), mau berapa banyak mobil, menghadap (Tuhan), mau berapa banyak kilo mas, lebih baik apa yang kita punya kita berbuat untuk rakyat," serunya.

"Kalau ada kemampuan, ingat, urus dirimu, jangan serakah, yang akan bawa kita kepada penderitaan. Tapi, kerja sama, gotong royong," sambungnya.

Prabowo pun memaparkan ilmu yang didapatkannya dari seorang gurunya yang juga Gubernur Jawa Timur (Jatim) 1967-1976, Mohammad Noer atau Cak Nur.

"Dia pernah katakan ke saya, 'Mas Bowo, jadi pemimpin itu yen wong cilik iso guyu, biar orang kecil bisa ketawa, tersenyum, berarti dia bahagia. Kesulitan dia bisa kita atasi. itu tujuan kita'," katanya. [tin]

Baca juga:
Aturan Hukum dan Etika Presiden Endorse Capres jelang Pemilu
Analisis Indo Barometer: Ganjar dan Puan Maju, Pemenangnya Prabowo atau Anies
Survei SMRC: Ganjar Masih Unggul, Disusul Prabowo dan Anies
Diterpa Isu Perjodohan Prabowo-Ganjar, Gerindra dan PKB Bakal Dirikan Sekber
Menhan Prabowo Percaya Kasal Yudo Margono Mampu Emban Tugas Sebagai Panglima TNI
Golkar Tanggapi Santai Perjodohan Prabowo-Ganjar, Tetap Ngotot Usung Airlangga Capres

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini