Bioskop Boleh Beroperasi di Tangsel, Anak 12 Tahun ke Bawah Dilarang Masuk

Rabu, 15 September 2021 10:01 Reporter : Kirom
Bioskop Boleh Beroperasi di Tangsel, Anak 12 Tahun ke Bawah Dilarang Masuk Bioskop mulai boleh beroperasi di Tangerang Selatan. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Bioskop di Tangerang Selatan (Tangsel) kembali diizinkan untuk beroperasi di masa perpanjangan PPKM Level 3 hingga (20/9) mendatang. Pelaku usaha diminta mematuhi persyaratan operasional di masa pandemi Covid-19.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan, aturan detil perpanjangan PPKM Level 3 saat ini tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Tangsel Nomor 443/3224 tentang Perpanjangan PPKM dalam Rangka Pencegahan Covid-19 di Tangsel.

"Bioskop dapat beroperasi dengan ketentuan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi terhadap semua pengunjung dan pegawai, kapasitas maksimal 50 persen dan hanya pengunjung dengan kategori hijau dalam PeduliLindungi yang boleh masuk," jelas Benyamin, Rabu (15/9).

Meski mendapat pelonggaran, Benyamin juga meminta pengelola usaha dan pengunjung menaati segala aturan dan ketentuan demi kesehatan dan keselamatan bersama. Dalam aturan itu, Pemkot Tangsel melarang pengelola dan tamu pengunjung mengajak anak usia 12 tahun ke bawah ke dalam ruang pertunjukan bioskop.

"Jangan makan dan minum atau menjual makanan dan minuman dalam area bioskop, sesuai aturan protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Kesehatan," jelas dia.

Daftar perusahaan atau bioskop yang akan mengikuti uji coba ini ditentukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Tangsel Agus Heru menjelaskan, dari 9 sarana bioskop yang ada di Tangsel, baru satu bioskop di WTC Mal Serpong yang mengajukan syarat pembukaan bioskop. "Dari 9 bioskop yang ada di Tangsel, baru satu itu Cinemapolis WTC BSD. Saya pikir hari ini yang lainnya juga akan mengajukan permohonan pembukaan itu," ucapnya.

Dia menerangkan, syarat bagi pengusaha bioskop dalam mengoperasikan kembali usahanya tersebut cukup mudah. Mereka cukup membuat surat dan melampirkan fotokopi scan barcode aplikasi PeduliLindungi, serta melengkapi sarana prasarana protokol kesehatan.

"Teknis mengajukan surat pembukaan dilengkapi dengan fotokopi aplikasi barcode peduli lindungi dan sarana prasarana prokes sesuai aturan dan ketentuan yang waktu itu pernah kita simulasikan. Kata kuncinya, kalau itu sudah ada saat kita cek, dia bisa buka," terangnya. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini