BIN dan TNI antisipasi upaya penggagalan eksekusi duo Bali Nine

Rabu, 4 Maret 2015 14:50 Reporter : Putri Artika R
BIN dan TNI antisipasi upaya penggagalan eksekusi duo Bali Nine Terpidana mati Bali Nine. ©AFP PHOTO

Merdeka.com - Kepala badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman terus mendalami adanya dugaan potensi penggagalan eksekusi terpidana mati narkoba duo Bali Nine, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan. Marciano mengaku telah mengantisipasi hal tersebut jika ada upaya itu.

"Antisipasi itu kan tetep harus kita lakukan terhadap setiap kemungkinan. Kita, TNI, polisi BIN selalu berpikir yang terburuk yang terjadi itu seperti apa sehingga langkah-langkah pencegahan langkah-langkah antisipasi terus dilakukan," ujar Marciano di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3).

Marciano mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk mengamankan jalannya eksekusi itu.

"Lebih bagus kita siap jangan kita terdadak oleh hal-hal yang seharusnya bisa terdeteksi sebelumnya tetapi kita tidak siap," ujarnya.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan siap memberikan bantuan untuk mengamankan jalannya eksekusi tersebut. "Polisi yang mengamankan, kita hanya memberikan bantuan," ujar Moeldoko di tempat yang sama.

Saat ditanya adakah upaya penggagalan eksekusi, menurut Moeldoko, mengatakan kemungkinan itu tidak tertutup.

"Kan banyak cara, dengan cara mempengaruhi keputusan, melalui diplomatik dan seterusnya. Cara-cara lain juga ada," ujarnya.

Namun, kata Moeldoko, dipastikan intel TNI juga bergerak serius mendalami aksi-aksi yang terjadi menjelang eksekusi, agar tidak terjadi hal yang diinginkan. "Tanpa itu jalan terus," ujar Moeldoko. [ren]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini