Bima Arya Pertimbangkan Sanksi RS Ummi Imbas Kasus Rizieq Syihab

Senin, 18 Januari 2021 20:56 Reporter : Merdeka
Bima Arya Pertimbangkan Sanksi RS Ummi Imbas Kasus Rizieq Syihab Bima Arya di Pasar Ciawi. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Wali Kota Bogor, Bima Arya selesai menjalani pemeriksaan penyidik terkait kasus menghalang-halangi swab tes di Rumah Sakit Ummi dengan tersangka Rizieq Syihab. Dia pun mempertimbangkan penegakan sanksi terhadap rumah sakit tersebut.

"Saya kan baru mendapatkan data tadi konfirmasi, tentunya ini menjadi pertimbangan bagi satgas untuk memberikan sanksi. Ini pelajaran bagi seluruh RS untuk betul-betul kooperatif dengan satgas dengan pemerintah kota. Bentuk sanksinya apa masih kita dalami. Sanksinya pasti sesuai aturan. Pasti," katanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (18/1).

Dia meminta seluruh rumah sakit dapat memahami tugas dari Satgas Covid-19. Sebab keseluruhannya dipastikan sesuai dengan landasan aturan yang berlaku.

"Artinya satgas itu bukan kepo, satgas itu tidak berlebihan, kita melakukan apa yang harus kita lakukan. Ini bukan persoalan politik, bukan persoalan apapun. Persoalan protokol kesehatan yang harus dipatuhi," jelasnya.

Terlebih, lanjut Bima, Rizieq Syihab nyatanya terkonfirmasi positif saat Satgas ingin mengonfirmasi. Sayangnya pihak RS Ummi menghalang-halangi petugas saat meminta hasil pemeriksaan swab tes Rizieq.

"Dari pihak penyidik mendalami tentang kegaduhan yang timbul akibat dari keterangan-keterangan yang tidak benar yang disampaikan oleh pihak rumah sakit," tutupnya.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini