Better experience in portrait mode.
Besok Jemaah Haji Melaksanakan Wukuf di Arafah, Ini yang Perlu Diperhatikan

Jemaah Haji Mendengarkan Khutbah Wukuf di Arafah

Besok Jemaah Haji Melaksanakan Wukuf di Arafah, Ini yang Perlu Diperhatikan Jemaah haji akan mendengarkan khutbah wukuf di Arafah.

Konsultan Ibadah PPIH Arab Saudi, Mahbub Maafi Ramadhan menjelaskan ada beberapa kegiatan jemaah haji saat di Arafah mengikuti Rasulullah SAW ketika berhaji. Jemaah akan mendengarkan khutbah wukuf di Arafah dan melaksanakan salat Dzuhur dan Ashar dengan jamak taqdim.

Menurut ketua Lajnah Bahtsul Masail PBNU, salat jamak saat berada di Arafah merupakan sebuah kesunnahan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW saat haji wada'. Rasul juga menjamak salat Maghrib dan Isya' saat di Muzdalifah.

Para jemaah haji dapat memperbanyak bacaan dzikir, berdoa, bertalbiyah, dan membaca Al-Quran saat di Arafah. Arafah merupakan waktu jemaah berduaan dengan Allah dan waktu yang tepat untuk memohon ampun atas dosa-dosa yang dilakukan. Doa yang dibaca saat Arafah dapat menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa daerah.

Geser👉
Menpan RB Ngaku Tak Tahu Ribuan Guru Honorer di Jakarta Terkena Kebijakan Cleansing

Menteri Tidak Tahu Kebijakan Cleansing Guru Honorer di DKI Jakarta

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas mengaku tidak mengetahui adanya kebijakan cleansing ribuan guru honorer di DKI Jakarta.

Menurut Azwar Anas, pegawai honorer akan dihapus tahun 2025 berdasarkan ketentuan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

Azwar Anas menjelaskan bahwa ada dua status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang disiapkan sebagai pengganti honorer, yaitu penuh waktu dan paruh waktu.

Diharapkan dengan cara tersebut, status honorer bisa beralih menjadi PPPK dan tidak ada honorer yang akan dipecat. Pemerintah daerah juga sudah dilarang merekrut tenaga honorer mulai tahun ini.

Geser👉
Helikopter Jatuh di Bali, Semua Penumpang Selamat

Helikopter Jatuh di Bali, Semua Penumpang Selamat

Sebuah helikopter jatuh di kawasan Banjar Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Seluruh penumpang dalam helikopter tersebut selamat.

Kabid Humas Polda Bali menyatakan bahwa helikopter tersebut bukan milik Raffi Ahmad, seperti yang sempat viral di media sosial. Penyelidikan juga dilakukan terkait tali layang-layang yang terlilit di baling-baling helikopter.

Pihak berwenang sedang menyelidiki siapa pemilik tali layang-layang tersebut. Helikopter tersebut digunakan untuk wisata di kawasan tersebut, namun penyebab jatuhnya masih dalam penyelidikan.

Pemilik PT. Indo Aviasi Perkasa juga akan diperiksa terkait kecelakaan ini. Tali layang-layang dan layangannya menjadi barang bukti yang diamankan. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Kejati Jabar Menghentikan Penyidikan Kasus Pegi Setiawan

Kejati Jabar Menghentikan Penyidikan Kasus Pegi Setiawan

Kejati Jabar menghentikan penyidikan kasus Pegi Setiawan setelah menerima surat pemberitahuan penghentian penyidikan dari Polda Jabar.

Keenam jaksa yang ditunjuk masih bekerja dan baru mendapatkan surat SP3 dari Polda Jabar, jika mereka setuju, SPDP akan dikembalikan ke Polda Jabar.

Permohonan gugatan sidang praperadilan oleh Pegi Setiawan terhadap Polda Jabar diterima oleh Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Bandung.

Penetapan Pegi Setiawan sebagai tersangka pembunuhan Vina dan Rizky tidak sesuai prosedur dan tidak sah menurut hukum yang berlaku.

Geser👉
Kasus Penyidik KPK Dilaporkan ke Dewas dan Digugat Perdata

Kasus Penyidik KPK Dilaporkan ke Dewas dan Digugat Perdata

Penyidik KPK, AKBP Rossa Purbo dilaporkan ke Dewan Pengawas dan digugat perdata oleh Staf Sekjen PDI Perjuangan, Kusnadi.

KPK telah memenuhi panggilan dari pihak pengadilan terkait gugatan perdata, namun hasilnya belum diketahui. AKBP Rossa Purbo juga dilaporkan ke Propam Mabes Polri terkait dugaan pelanggaran prosedur penyitaan handphone.

Kusnadi, staf Sekjen PDI Perjuangan, meminta perlindungan ke LPSK karena khawatir dikriminalisasi oleh penyidik KPK. Kusnadi dijebak oleh penyidik KPK dan diperlakukan secara tidak adil.

Kasus ini menjadi sorotan masyarakat dan PDI Perjuangan mengajukan berbagai upaya hukum untuk meluruskan perihal penyitaan tersebut. Geser Ke Atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Tembus Pedalaman Sulteng, Anwar Hafid Bawa Program Pro Rakyat untuk Riopakava

Calon Gubernur Anwar Hafid Menembus Perbatasan Sulawesi Tengah

Calon Gubernur Anwar Hafid dan wakilnya Reny Lamadjido menembus perbatasan Sulawesi Tengah untuk menemui masyarakat pedalaman di Kabupaten Donggala.

Pendukung Anwar Hafid mengatakan bahwa ia memiliki pengalaman dan program yang terbukti, seperti meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pertumbuhan ekonomi di Morowali.

Anwar Hafid juga dikenal karena program pro rakyatnya, seperti pendidikan gratis yang telah memberikan kesempatan kepada warga Morowali untuk melanjutkan ke perguruan tinggi dan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dukungan rakyat semakin kuat untuk Anwar Hafid karena prestasinya di Morowali, dan mereka yakin bahwa ia mampu membawa kemajuan pesat untuk Sulawesi Tengah.

Geser👉
Layanan Maskapai di Bandara Soetta Terdampak Gangguan IT Global

Gangguan IT di Bandara Soekarno-Hatta

Gangguan IT di Bandara Soekarno-Hatta mengakibatkan antrean panjang di Terminal 3.

Check-in counter penumpang penerbangan terdampak dan dilakukan secara manual.

Pihak pengelola bandara dan maskapai penerbangan menambah petugas pelayanan untuk mengatasi penumpukan penumpang.

Proses check-in penumpang pesawat dan bagasi dilakukan manual oleh maskapai yang mengalami gangguan sistem IT.

Geser👉
Kasihan, Orang Utan di Aceh Disembunyikan dalam Tas untuk Dijual

Pria Aceh Tamiang Ditangkap karena Hendak Jual Orang Utan

Tiga pria di Aceh Tamiang ditangkap polisi karena diduga hendak menjual seekor orang utan.

Kasus perdagangan satwa dilindungi ini dibongkar usai polisi mendapat laporan dari masyarakat.

Tim Unit Tipidter Satreskrim Polres Aceh Tamiang melakukan penyelidikan dan menemukan seekor orang utan di dalam tas yang rencananya akan diperjualbelikan oleh pelaku.

Para pelaku melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem. Ketiganya beserta barang bukti orang utan diamankan di Mapolres Aceh Tamiang.

Geser👉
Dugaan Helikopter Jatuh di Pecatu Bali Gara-Gara Tali Layangan, Begini Kata Polisi

Helikopter Jatuh di Bali Akibat Tali Layang-Layang?

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Jansen Avitus Panjaitan belum bisa memastikan helikopter yang jatuh di kawasan Banjar Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, akibat tali layang-layang.

Kombes Jansen mengatakan bahwa terkait tali layang-layang yang terlilit di baling-baling helikopter tersebut akan diselidiki dan juga siapa pemilik tali layangan itu. Sementara, di TKP tidak ditemukan layangan dan hanya tali layangan saja.

Helikopter PK-WSP type Bell 505 diketahui milik PT. Indo Aviasi Perkasa dan soal ada kabar atau isu bahwa helikopter itu adalah milik artis Raffi Ahmad pihaknya tidak mengetahui hal tersebut. Pihaknya juga menyebutkan bahwa pemilik PT. Indo Aviasi Perkasa juga akan diperiksa dan diminta keterangan terkait jatuhnya helikopter tersebut.

Penyebab pasti jatuhnya helikopter tersebut masih dalam penyelidikan. Helikopter tersebut digunakan untuk wisata di kawasan tersebut. Meskipun demikian, semua korban selamat. Tali layang-layang dan layangannya menjadi barang bukti yang diamankan. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Jokowi Ingin Prabowo Lanjutkan Piala Presiden: Banyak Kompetisi Semakin Baik

Jokowi Berharap Piala Presiden Berlanjut di Era Prabowo

Presiden Jokowi berharap Piala Presiden dapat berlanjut di pemerintahan Prabowo Subianto.

Menurut Jokowi, Piala Presiden sangat baik digelar karena dapat menjadi ajang pemanasan bagi para atlet sebelum bertanding di Liga 1.

Piala Presiden 2024 diwarnai dengan nuansa tradisional khas Indonesia dalam pembukaan turnamen.

Piala Presiden berhasil mengumpulkan sponsor dengan nilai mencapai Rp68 miliar meski tanpa sokongan APBN, APBD, dan BUMN.

Geser👉
Apes, Bidan Dirampok Saat Periksa Pasien Pura-Pura Sakit Sipilis

Bidan Dirampok dan Diancam Pasien dengan Senjata Api

Seorang bidan di Kota Dumai, Riau Siti Aisyah (34) dirampok dan diancam pasiennya sendiri dengan senjata api. Korban mengalami kerugian total mencapai Rp40 juta.

Pelaku menghubungi korban untuk mengobatinya penyakit sipilis yang dideritanya di rumah. Korban datang ke rumah pelaku dan diancam dengan senjata tajam dan mirip senjata api.

Korban dipaksa untuk menyerahkan semua barang berharga, termasuk uang tunai, handphone, dan emas. Polres Dumai sedang menyelidiki kasus ini dan memburu pelaku yang diduga lebih dari 1 orang.

Korban telah membuat laporan ke polisi dan suaminya juga mengkonfirmasi kejadian tersebut. Kerugian korban mencapai puluhan juta rupiah. Geser Ke Atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Ada Pihak yang Menghalangi Penyidikan Kasus Harun Masiku

Ada Pihak yang Menghalangi Penyidikan Kasus Harun Masiku

Tim Penyidik KPK menemukan adanya perintangan penyidikan dalam kasus Harun Masiku.

Perintangan tersebut terungkap setelah penyidik memeriksa saksi mantan istri mantan Kader PDIP Saeful Bahri.

KPK sedang mengumpulkan barang bukti terkait perintangan penyidikan tersebut.

Proses penyidikan kasus Harun Masiku masih berlangsung dan belum ada penghentian penyidikan.

Geser👉
Kapolda Sulteng Perintahkan Tim Klarifikasi Kasus Kekerasan Verbal

Kapolda Sulteng Perintahkan Tim Klarifikasi Kasus Kekerasan Verbal

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah Irjen Pol Agus Nugroho menginstruksikan Kabid Propam untuk membentuk tim klarifikasi guna menyelidiki kasus kekerasan verbal dilakukan Dirlantas Polda Sulteng Kombes Pol Dodi Darjanto kepada jurnalis SCTV Syamsuddin Tobone.

Kapolda menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan kehormatan institusi kepolisian, dengan memberikan teguran keras kepada Dodi Darjanto. Dia juga memerintahkan Dirlantas untuk meminta maaf secara langsung dan terbuka kepada Syamsuddin sebagai bentuk pertanggungjawaban dan untuk memulihkan hubungan baik antara kepolisian dan media.

Kapolda mempersilakan media massa untuk mengkritik kinerja Polda Sulteng jika ada personel yang berbuat keliru, seperti terkait kekerasan verbal yang dilakukan jajarannya kepada jurnalis SCTV. Penegasan itu disampaikan Kapolda kepada saat bertemu perwakilan dari empat organisasi profesi dan media.

Pertemuan itu juga membahas kekerasan verbal yang dilakukan Dirlantas Polda Sulteng Kombes Pol Dodi Darjanto kepada jurnalis SCTV Syamsuddin Tobone. Kapolda juga mengajak pembaca untuk menemukan ringkasan menarik lain dengan topik berbeda.

Geser👉