Bertemu Kwik, Sandiaga Mengaku Tak Bahas Politik

Selasa, 23 April 2019 15:29 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Bertemu Kwik, Sandiaga Mengaku Tak Bahas Politik Kwik Kian Gie dan Sandiaga Uno. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno, melakukan pertemuan dengan pakar ekonomi Kwik Kian Gie di kediamannya Jl Pulombangkeng No 5, Jakarta Selatan. Sandiaga mengaku Kwik hanya menjenguknya dan tidak membahas politik.

"Ini merupakan sebuah kehormatan Pak Kwik menjenguk saya walaupun sebetulnya saya sudah sembuh," kata Sandiaga bersama Kwik usai melakukan pertemuan, Selasa (23/4).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu memuji sosok Kwik yang sudah berusia 84 tahun tapi masih sehat dan rajin berdansa. Keduanya saling mengingatkan untuk menjaga kesehatan dengan olahraga.

"Jadi kita ngomong yang enteng-enteng aja. Gak ada ngomong politik. Dan saya terima kasih Pak Kwik datang untuk mendoakan kesembuhan dan tentunya kedatangan tokoh senior jadi satu motivasi bagi saya," kata Sandi.

"Dan tentunya juga harapan kita bahwa Pak Kwik tadi sempat memberikan masukan-masukan juga, mudah-mudahan ini terbaik dari proses yang sedang kita jalankan," tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Kwik merasa terhormat mengunjungi kediaman Sandiaga. Dia mengaku telah mengenal akrab mantan Ketum HIPMI tersebut sejak lama.

"Secara perorangan kami telah saling mengenal dari lama. Perbincangan seperti ini jangan selalu diartikan politis, justru kebanyakan tidak soal itu. Tapi mau tidak mau menyinggung sedikit sedikit," kata Kwik.

Politikus PDI Perjuangan tersebut berharap Sandiaga selalu sehat dan mendorong Sandiaga supaya bekerja keras mencapai terobosan untuk memperbaiki negara.

"Saya katakan bahwa mulai berpikir keras tentang semua konsep yang diucapkan semua politisi yang diucapkan oleh Pak Jokowi dan semua menterinya isinya kan cuma mengatakan akan begini akan begitu. Jadi quote to achive, apa yang ingin dicapai," ucapnya.

Kwik menyarankan kepada Sandiaga untuk serius membuat stategi konkret pencegahan korupsi. Menurut mantan Menteri Ekuin itu, banyak masalah negara yang tidak bisa diselesaikan lantaran tak punya konsep cara mengatasinya.

"Itulah sumbangan yang sangat konkret dan real bagi bangsa ini yang banyak sekali permasalahan banyak dibicarakan dan banyak disadari akan tetapi tidak pernah ada satu konsep how to achieve. Bagaimana mencapai tujuan itu secara teknis dan konkrit step by stepnya," jelas Kwik. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Sandiaga Uno
  2. Kwik Kian Gie
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini