Bertemu Jokowi, Adian Napitupulu Sampaikan Sejumlah Situasi Nasional

Senin, 10 Mei 2021 18:10 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Bertemu Jokowi, Adian Napitupulu Sampaikan Sejumlah Situasi Nasional Adian Bertemu Jokowi. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertemu dengan politikus PDIP Adian Napitupulu di Istana Negara Senin siang tadi pada pukul 14.00 WIB. Adian ditemani salah satu komisaris di BUMN Mustar Bona Ventura dan Fendy Mugni. Keduanya juga merupakan relawan Jokowi.

Politikus PDIP, Adian Napitupulu menyebut pembicaraan berkisar pada situasi nasional, virus corona dan vaksin. Kemudian, sumber daya laut, ekonomi dan tanah untuk rakyat.

"Terkait masalah yang disampaikan, Jokowi minta agar lebih intensif berkomunikasi dengan semua menterinya antara lain LBP (Luhut Binsar Pandjaitan), BKS (Budi Karya Sumadi), Erick Thohir dan Trenggono," ungkap Adian lewat keterangannya via staf pribadinya Musyafaur Rahman, Senin (10/5).

Adian mengungkapkan, dalam kesempatan itu Jokowi terlihat tenang dan kerap berbicara dengan diselingi beberapa kali tertawa. Ia juga mencatat masukan masukan yang dianggap penting.

"Jokowi juga meminta agar seluruh elemen rakyat bergandengan tangan dan gotong royong untuk melewati masa pandemi ini," kata Adian.

Lebih lanjut, Adian menyampaikan banyaknya potensi kekayaan alam yang bisa di kelola untuk memperbaiki ekonomi nasional. Termasuk beberapa investor asing yang tertarik investasi namun terhambat karena persoalan di tingkat lokal.

"Presiden dalam kesempatan itu sempat menghubungi langsung beberapa menteri untuk mengkonfirmasi apa yang dibicarakan," kata anggota DPR ini.

Selain itu, beberapa peraturan yang sempat dibicarakan dalam pertemuan antara lain PP 56 dan PP 35. Serta Peraturan Presiden terkait harga gas yang tidak kompetitif dengan negara lain sehingga membuat biaya produksi menjadi lebih tinggi.

"Terkait agraria Adian menyampaikan data tentang 65.000 ha tanah PTPN yang di kelola oleh Rakyat dan perlu kepastian hukum untuk mencegah konflik agraria ke depan," pungkasnya. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini