Bertemu Dirjen IAEA, Menko Puan Cerita Pemanfaatan Nuklir untuk Usaha Kecil

Kamis, 29 November 2018 13:46 Reporter : Saikmat
Bertemu Dirjen IAEA, Menko Puan Cerita Pemanfaatan Nuklir untuk Usaha Kecil Bertemu Dirjen IAEA Menko Puan Cerita Pemanfaatan Nuklir untuk Usaha Kecil. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani bertemu dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) International Atomic Energy Agency (IAEA) Yukiya Amano di Wina, Austria, (28/11) waktu setempat. Pada pertemuan tersebut, salah satu yang dibahas adalah tentang capaian kerja sama aplikasi nuklir dengan IAEA, serta komitmen Pemerintah Indonesia terhadap keberlanjutan program nasional dan kerja sama antar negara berkembang dan kerja sama selatan-selatan.

"Indonesia bergabung dengan IAEA pada 1957 di bawah Presiden Soekarno sebagai founding father dan saya senang sekali hadir untuk melanjutkan apa yang telah dirintis Presiden Soekarno", ujar Puan.

Menurut Puan, saat ini pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir telah berkontribusi terhadap sosial-ekonomi masyarakat baik di bidang pertanian, peternakan, kesehatan, industri, lingkungan dan lain-lain.

Bertemu Dirjen IAEA Menko Puan Cerita Pemanfaatan Nuklir untuk Usaha Kecil 2018 Merdeka.com

Kata dia, kerja sama dengan IAEA Indonesia telah memasuki fase hilirisasi teknologi nuklir untuk kepentingan industri, usaha kecil dan menengah, petani dan pemangku kepentingan nasional lainnya.

Di antaranya dukungan teknologi untuk produksi tempe, proyek pada telemedicine/radioterapi, penggunaan teknologi radiasi di pulau-pulau terluar (seperti Natuna) untuk ekspor produk perikanan, serta pengelolaan sumber daya dan lingkungan laut secara lebih baik.

Dalam pertemuan ini, Dirjen IAEA mengapresiasi kemajuan aplikasi nuklir di Indonesia dan juga peran Indonesia di ASEAN, serta kerja sama Selatan Selatan seperti Afrika dan membantu Small Island Developing Countries (SIDs) termasuk Papua Nugini. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Austria Darmansjah Djumala, dan Kepala Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) Djarot Sulistio Wisnubroto. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini