Berpolitik melalui flash mob

Minggu, 30 September 2012 11:35 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
Berpolitik melalui flash mob Flash mob di Bundaran HI. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Flash mob yang dilakukan pendukung Jokowi-Ahok di Bundaran Hotel Indonesia (HI) dua pekan lalu, barangkali yang pertama untuk kampanye politik. Namun, untuk protes, sikap dan aspirasi politik, flash mob bukan barang baru.

Bill Wasik, editor Majalah Harper pencetus flash mob sembilan tahun lalu, barangkali tidak pernah membayangkan gerakan yang ia mulai dulu, saat ini bakal laris dipakai buat tujuan protes terhadap sesuatu atau bahkan buat kebutuhan iklan komersil.

Dari penelusuran merdeka.com, penggunaan flash mob di luar negeri sebagai sarana menyatakan sikap politik, protes, bahkan menyindir seorang tokoh atau partai politik sudah jamak dilakukan.

Sebagai contoh terjadi di Kanada, 6 April tahun lalu. Saat itu, 200 muda-mudi berkumpul di Universitas Guelph, Kanada guna melakukan flash mob. Kebetulan saat yang bersamaan di tempat itu, Partai Konservatif Kanada sedang menggelar kampanye.

Saat kampanye berjalan, tiba-tiba dari semak-semak para pemuda itu muncul dan membentangkan spanduk bertuliskan, "Ya, kami akan memilih."

Tujuan flash mob para pemuda itu adalah menyatakan sikap mereka akan partisipasi para pemilih muda dalam pemilihan umum ke-41 di negara itu. Selain itu, mereka ingin partai politik lebih memperhatikan aspirasi kaum muda, seperti dilansir dari situs www.cbc.ca, 6 April 2011.

Menurut Clarence Page, editor surat kabar Chicago Tribune, para aktivis Occupy Wall Street juga menggunakan flash mob sebagai bentuk penyampaian protes mereka atas kegagalan sistem ekonomi Amerika.

"Paling tidak, saat ini sangat menyegarkan melihat sebuah protes dilakukan oleh sebuah kekuatan politik menuju perubahan. Asalkan semuanya tetap berjalan damai. Karena banyak sekali amarah di sekeliling kita masa kini," tulis Page, 5 Oktober 2011. [ren]

Topik berita Terkait:
  1. Flashmob
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini