Berompi Oranye, Joko Driyono Bungkam Digiring Penyidik ke Rutan Polda Metro

Selasa, 26 Maret 2019 07:24 Reporter : Ronald
Berompi Oranye, Joko Driyono Bungkam Digiring Penyidik ke Rutan Polda Metro Joko Driyono kenakan rompi tahanan. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Ketum PSSI, Joko Driyono telah menyelesaikan pemeriksaannya dengan Tim Satgas Anti Mafia Bola sebagai tersangka kasus perusakan barang bukti pengaturan skor sekitar 14 jam. Pemeriksaan mulai pukul 10.00 hingga 00.20.

Pria yang akrab disapa Jokdri ini berjalan keluar dengan memakai baju berwarna oranye dari ruang pemeriksaan penyidik menuju rumah tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.Rompi bertuliskan 'Satgas Antimafia Bola'.

Tak ada sepatah kata apapun kepada awak media yang mencoba menggali keterangan setelah resmi ditahan. Dalam hal ini kuasa hukumnya Andru Bimaseta membantah kliennya ditahan terkait pengaturan skor.

"Berdasarkan surat perintah yang ditanda tangani hari ini itu didasarkan pada perusakan barang bukti dan memasuki garis polisi. Bukan terkait pengaturan skor," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (26/3) dini hari.

Terkait pengaturan skor, pihaknya sama sekali tak tahu-menahu. Namun, ia akui kalau penyidik Satgas Anti Mafia Bola sempat bertanya seputar pengaturan skor.

"Kalau terkait kroscek bukti-bukti itu memang setiap pemeriksaan ditanya terkait telepon, rekening rekening itu semua ditanyakan. Memang pasti kan mencari tahu apakah ada indikasi ke arah sana tapi sampai saat ini belum, belum ada," katanya.

Lebih lanjut Andru mengaku belum bisa menjawab soal motif Jokdri melakukan perusakan barang bukti juga apa yang dirusak. Sebab, menurutnya sebelum kasus masuk ke pengadilan maka ada asas praduga tak bersalah.

"Kalau ditanya motifnya kita juga nggak tahu, artinya kita tetap asas praduga tak bersalah. Ini kan masih diproses di penyidikan, masih statusnya tersangka artinya disangkakan belum terbukti, terbukti nanti di pengadilan gitu. Jadi, kita jangan langsung sampaikan bahwa ini beliau bersalah atau apa ya janganlah. Jangan ke situ dulu," pungkas Andru.

Sebelumnya, Satgas Antimafia Bola Polri akhirnya menahan mantan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono. Pria yang akrab disapa Jokdri itu ditahan setelah beberapa kali diperiksa sebagai saksi dan tersangka pada perusakan barang bukti kasus pengaturan skor sepakbola Indonesia.

"Pada hari ini tanggal 25 Maret 2019 saudara JD telah hadir dilakukan pemeriksaan. Kemudian penyidik melakukan gelar perkara pukul 14.00 WIB dan melakukan penahan terhadap saudara Joko Driyono," ujar Kepala Satgas Antimafia Bola Polri Brigjen Hendro Pandowo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/3). [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini