Berkedok Kos-kosan, Ibu dan Anak di Padang Jalankan Bisnis Prostitusi

Selasa, 14 Januari 2020 10:33 Reporter : Eko Prasetya
Berkedok Kos-kosan, Ibu dan Anak di Padang Jalankan Bisnis Prostitusi Ilustrasi Prostitusi. ©2013 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Barat mengungkap kasus prostitusi berkedok kos-kosan di Jalan Adinegoro Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Mirisnya bisnis haram itu dijalankan oleh ibu dan anak.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar Kombes Pol Imam Kabut Sariadi mengatakan ketika dilakukan penggerebekan pada Jumat (10/1) petugas menangkap dua orang sebagai otak bisnis prostitusi itu yakni wanita berinisial H (54) dan anaknya berinisial D (30).

Ia mengatakan sang ibu berinisial H alias Hel sebagai mami yang mengendalikan operasional bisnis prostitusi dan menerima semua uang hasil bisnis tersebut. Sementara anaknya berinisial D alias Suc berperan mencarikan wanita dewasa maupun anak di bawah umur untuk dipekerjakan melayani lelaki hidung belang.

Dalam penggerebekan, petugas menemukan lima orang di dalam rumah tersebut. Dua orang yaitu H dan D ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan tiga orang wanita dan salah satunya anak di bawah umur ditetapkan sebagai korban kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Ia mengatakan aktivitas prostitusi yang dijalankan ibu dan anak itu sudah berjalan sejak lima bulan yang lalu. Kedua pelaku menjual wanita kepada lelaki hidung belang dengan bayaran rata-rata Rp300 ribu.

1 dari 1 halaman

Sejumlah Barbuk Disita

Ia menjelaskan praktiknya lelaki yang memakai wanita tersebut menyerahkan uang kepada pelaku D dan kemudian diserahkan kepada H. Para wanita yang dijual tinggal di rumah itu. Uang dari hasil prostitusi digunakan H untuk membeli kebutuhan harian mereka dan sebagian diserahkan kepada para korban.

Selain itu agar masyarakat setempat tidak curiga dengan aktivitas prostitusi itu. Pelaku menggunakan kedok kos-kosan dan menjual makanan.

Sementara itu pelanggan melakukan eksekusi di dalam rumah tersebut. Dari penggerebekan itu, polisi menyita barang bukti uang tunai Rp219 ribu, pil KB, pakaian dalam dan tiga KTP elektronik.

"Kita akan terus dalami kasus ini. Korban atau wanita di bawah umur yang menjadi korban sudah kita mintai keterangan," kata dia.

Kedua pelaku dijerat dengan pasal 76 junto pasal 88 UU nomor 35 2014 dan pasal 17 UU nomor 21 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang. [eko]

Baca juga:
Prostitusi Artis 2019: Di Awali Kehebohan Vanessa Angel
Polisi Bongkar Kawin Kontrak di Puncak Bogor, Muncikari dan Penghulu Palsu Ditangkap
Membaca 'Diary' PSK yang Tersisa, Curahan Hatinya Bikin Haru
Rumah Karaoke Digerebek Polisi di Surabaya Melayani Penari Striptis & Hubungan Intim
Belasan Wanita Berpakaian Seksi Digiring Keluar dari Rumah Karaoke di Surabaya
Polisi Ungkap Kasus Prostitusi Berkedok Salon Kecantikan di Buleleng Bali

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Prostitusi
  3. Padang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini