Berdalih Memimpikan Mendiang Istri, Ayah Tega Hamili Anak Kandung yang Masih 15 Tahun

Senin, 27 Juni 2022 22:01 Reporter : Mochammad Iqbal
Berdalih Memimpikan Mendiang Istri, Ayah Tega Hamili Anak Kandung yang Masih 15 Tahun Ilustrasi borgol. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Seorang remaja putri di Garut yang masih berusia 15 tahun disetubuhi ayah kandungnya sampai hamil 5 bulan. Aksi tersebut dilakukan pelaku setelah memimpikan mendiang istrinya yang merupakan ibu dari korban.

Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan bahwa terungkapnya aksi bejat pelaku berawal pada Kamis (23/6) seorang kerabat korban melihat perubahan bentuk tubuh AT (15) yang seperti dalam kondisi hamil.

"Setelah dilakukan interogasi dan ditanya siapa yang bertanggung jawab, kemudian akhirnya didapatkan pengakuan dari korban AT bahwa yang melakukan persetubuhan adalah ayah kandungnya sendiri dengan tersangka inisial AS (42)," jelas Wirdhanto, Senin (27/6).

Mengetahui tersebut, keluarga pun melaporkannya kepada polisi. Polisi yang menerima laporan tersebut langsung melakukan pemeriksaan intensif dan penyelidikan juga penyidikan hingga menangkap AS dan menetapkannya sebagai tersangka usai dilakukan gelar perkara.

Hasil pemeriksaan, diketahui bahwa aksi persetubuhan yang dilakukan tersangka AS kepada anak kandungnya sejak Januari 2022 hingga Juni 2022. "Tersangka sudah melakukan persetubuhan atau perbuatan cabul kepada anak kandungnya sendiri sebanyak enam kali," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Kepada polisi, AS mengaku bahwa di bulan Januari 2022 di tengah malam ia tiba-tiba memimpikan mendiang istrinya yang sudah meninggal sejak enam tahun lalu. Dalam mimpinya itu, pelaku mengaku bermimpi bersetubuh dengan istrinya.

"Ketika terbangun, tersangka ini melihat korban seperti layaknya istrinya sendiri. Sehingga dimulai pada Januari 2022 dilakukan aksi tersebut kepada anak kandungnya. Sebagian besar kejadian ini terjadi pukul 01.30 dini hari, atau ketika anak yang lain sudah terlelap," katanya.

Seluruh aksi persetubuhan yang dilakukan tersangka kepada korban dilakukan di pinggir dua anak perempuannya yang lain di satu ruangan yang sama dan tengah tidur.

"Jadi menunggu dua anak perempuannya yang lain tertidur lelap baru menyetubuhi korban," ucapnya.

Di setiap pelaku melakukan aksinya, korban tidak mampu melakukan perlawanan karena ketakutan, apalagi yang melakukan adalah ayah kandungnya sendiri sehingga memilih diam. Akibat aksi persetubuhan tersebut, korban saat ini diketahui tengah mengandung lima bulan jalan.

"Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara ditambah sepertiga dan denda Rp15 miliar. Untuk korban, kami sudah berkoordinasi dengan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak) Kabupaten Garut, sekarang dirawat secara fisik dan psikologis di rumah singgah," pungkasnya.

[eko]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini