Berburu ular, Darmawan malah dipatok king cobra hingga tewas

Kamis, 14 April 2016 08:57 Reporter : Gede Nadi Jaya
Berburu ular, Darmawan malah dipatok king cobra hingga tewas King Cobra. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Malang benar nasib I Putu Edi Darmawan (35). Meski sudah terbiasa bergelut ular, kali ini dia malah jadi korban dipatok.

Dia dikenal sebagai pawang ular asal Banjar Pasar, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Jembrana Bali. Peristiwa itu terjadi saat dia berburu ular di semak-semak.

Informasi yang dihimpun, saat itu korban pergi bersama dua orang turis asing ke kebun milik warga bernama Miarsi yang letaknya tak jauh dari rumah korban. Bersama turis asal inggris dan Taiwan itu, dia mencari ular untuk dipelihara.

Sekitar satu jam melakukan pencarian di semak-semak, mereka akhirnya menemukan seekor ular jenis King Cobra bersarang di bawah pohon bambu yang tumbuh di kebun tersebut. Tanpa pikir panjang, korban langsung menangkap ular tersebut.

Sayangnya korban kurang perhitungan. Saat mencoba menarik ekor ular tersebut, tanpa disadarinya ular berbisa tersebut mematuk jari kelingking korban.

Mengetahui hal tersebut, dua orang tamu asing tersebut melarikan korban ke Puskesmas Pekutatan. Sedangkan korban langsung dirujuk ke RSUD Negara untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sayangnya sekitar tiga jam mendapat perawatan di RSUD Negara, Darmawan akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 18.00 Wita. Diduga kematian korban akibat racun ular telah menjalar ke seluruh tubuh korban sehingga tidak bisa diselamatkan.

"Jasad korban sudah disemayamkan di rumah duka. Saat ini masih menunggu rembuk keluarga untuk proses pengabenan," ungkap salah seorang warga setempat. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pawang Ular
  3. Jakarta
  4. Dunia Ular
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini