KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Berbelit-belit, saksi kasus Wa Ode dibentak hakim

Selasa, 10 Juli 2012 20:02 Reporter : Putri Artika R
Wa Ode Nurhayati. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Haris Surahman yang menjadi saksi terdakwa Wa Ode Nurhayati sering kali memberikan keterangan berbelit-belit. Hal ini membuat geram majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta yang diketuai oleh Pangeran Napitupulu.

Hakim menilai keterangan Haris sangat berbeda apa yang tertulis di Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Selain Fahd A Rafiq apa ada yang menghubungi anda mengurus proyek DPID?," tanya Pangeran di Pengadilan Tipikor, Selasa (10/7)

"Tidak ada," jawab Haris.

Jawaban tersebut membuat hakim geram. Pasalnya, setelah ditanyakan kembali untuk ditegaskan, keterangan Haris berbeda lagi. Haris mengaku jika dia juga dihubungi Paulus Nelwan untuk proyek di Bener Meriah, Minahasa.

"Iya," diakui Haris.

"Tadi bilang tidak ada tapi faktanya di BAP ada," bentak Hakim Ketua, Pangeran.

Pangeran pun kembali geram ketika Haris tidak mengenal siapa pun saat dirinya mentransfer uang sebesar Rp 1,5 Miliar di Bank Mandiri DPR RI.

"Bagaimana mungkin, Anda menitipkan uang sebesar itu ke Bank Mandiri padahal Anda tidak mengenal orang satu pun di sana," tegas Hakim Pangeran.

Kemudian saat Haris dicecar soal mekanisme pengiriman dan jumlah uang uang ditransfer. Haris nampak ragu menjawab saat ditanya demikian. Akhirnya, Haris pun mengaku dirinya jarang melakukan transaksi. Padahal dalam BAP diketahui Haris berkali-kali melakukan transaksi ke staf Wa Ode, Sefa Yolanda.

Hal itu membuat Pangeran kembali menegur Haris karena tidak serius dalam menjawab. Pangeran mengatakan Haris terkesan bercanda dalam menjawab pertanyaan hakim.

"Dari tadi kamu saya liat cengangas-cengenges dan senyum-senyum dalam menjawab pertanyaan. Jawab pertanyaan dengan jelas," bentaknya lagi. [ren]

Topik berita Terkait:
  1. Wa Ode
  2. Suap DPID
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.