Berbekal Kunci T, Residivis Gasak 16 Motor Seorang Diri di Samarinda

Sabtu, 6 April 2019 05:31 Reporter : Saud Rosadi
Berbekal Kunci T, Residivis Gasak 16 Motor Seorang Diri di Samarinda Saiful, residivis curanmor di Samarinda. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Saipul Anwar (36) alias Ipul, warga asal Kutai Timur, Kalimantan Timur kembali diringkus polisi. Dia mendekam di penjara keempat kalinya gara-gara pencurian 16 unit motor. Dalam melancarkan aksinya, pelaku hanya memakai kunci T.

Penangkapan Ipul dilakukan Sabtu (30/3) lalu, di kawasan sekitar indekosnya, Jalan Cendana, Samarinda. Dua hari kemudian, polisi mencari satu persatu barang bukti motor yang dicuri Ipul.

"Tim kami, baru datang Kamis (4/4) malam kemarin dari kawasan kebun sawit Kutai Timur membawa semua barang bukti ke kantor," kata Kapolsek Sungai Kunjang, Kompol IKG Suardana di kantornya, Jumat (5/4).

Sepak terjang Ipul dalam aksi kriminal, bukan kali ini saja. Dia sudah 3 kali bolak balik penjara. Tahun 2009, dia divonis 1 tahun 2 bulan terkait kasus curanmor. Tahun 2012 divonis 1 tahun 3 bulan juga karena curanmor.

"Tahun 2014 juga divonis 1 tahun penjara karena pencurian dengan mencongkel rumah. Jadi, dari rangkaian kejadian curanmor di wilayah hukum Sungai Kunjang, kami cek dia (Ipul) setelah keluar penjara. Ternyata, penyelidikan mengarah ke dia sebagai pelakunya," ujar Suardana.

Ipul biasanya mencuri seorang diri dalam rentang waktu pukul 01.00-05.00 WITA. "Kalau dia lagi mood cari motor, maka dia keluar kos berjalan di sekitar kosnya. Apakah motor itu dikunci stang atau tidak, dia curi motor itu dengan kunci T," terang Suardana.

"Jadi setelah beraksi, dia langsung bawa motor itu dijual ke pekerja kebun di Kutai Timur dengan harga rata-rata Rp 1,5 juta dan Rp 1,8 juta. Karena 16 unit motor ini, semua kita temukan di Kutai Timur," jelas Suardana.

Saat ditangkap pekan lalu, Ipul juga kedapatan menyimpan narkoba. Dugaannya, dia menjual motor untuk dipakai kebutuhan sehari-hari dan membeli narkoba.

"Kesimpulan kita, bahwa dia juga pengguna narkoba dan kasusnya ditangani terpisah. Dia ini mencuri motor karena motif ekonomi. Selain kebutuhan sehari-hari juga buat beli sabu. Dan uangnya hasil jualan motor curian itu selalu habis," tutup Suardana. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. Curanmor
  2. Samarinda
  3. Pencurian
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini