Berawal dari saling senggol motor, siswa SMK di Semarang dibacok orang tak dikenal

Rabu, 15 Agustus 2018 19:03 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Berawal dari saling senggol motor, siswa SMK di Semarang dibacok orang tak dikenal Ilustrasi Penganiayaan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Diduga salah paham, seorang pemuda bernama Alawy (18), menjadi korban penganiayaan saat mengendarai sepeda motor Revo miliknya. Warga Candisari itu dianiaya orang tidak dikenal di Jalan Tanjung Mas Raya, Kelurahan Panggung Lor, Semarang Utara, Selasa (14/8) pukul 21.00 WIB.

"Korban ditemukan warga bersimbah darah dengan luka bacokan di sejumlah tubuhnya dan dibawa RSUP Dr Kariadi Semarang. Diduga korban dianiaya hingga luka akibat salah senggol antara pengendara," kata Kapolsek Semarang Utara, AKP I Made Sapru, saat ditemui di kantornya, Rabu (15/8).

Saksi menyebut, saat itu korban baru pulang magang dari sebuah perusahaan di kawasan Tanjung Mas. Bersama rekannya boncengan, motor korban melalui Jalan Tanjung Mas berboncengan dari arah Utara ke Selatan. Saat itu, motor pelaku juga melintas dan saling bersenggolan.

"Korban yang tidak terima langsung berteriak. Begitupun pelaku lain juga tidak terima langsung mendatanginya," ujarnya.

Kemudian, pelaku yang diketahui lebih dari satu langsung menganiaya korban yang masih duduk di bangku SMK kelas 3 dengan senjata tajam. Setelah mengetahui korban tidak berdaya, pelaku langsung meninggalkannya.

"Jadi pelaku langsung kabur. Untuk motor korban sementara ditinggal di lokasi. Hingga kini saksi sudah kami periksa yakni teman korban. Saksi diterima terkait kronologi kejadian yang menimpa korban," jelasnya. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Penganiayaan
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini