Berani Berubah: Tetap Bergerak, Solusi di Tengah Pandemi

Senin, 9 November 2020 07:00 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Berani Berubah: Tetap Bergerak, Solusi di Tengah Pandemi Profesi Private Kurir. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Endrik Yahmawan mencoba peruntungannya membuka jasa pengiriman Kurir Ekspress. Usahanya ini dilakukan demi menambah pemasukan keuangan keluarganya, setelah usaha di bidang IT miliknya mengalami kerugian imbas pandemi Covid-19.

Endrik awalnya mendapat ide membuka jasa pengiriman dari postingan sosial media milik temannya. Saat itu, temannya mengunggah postingan tentang jasa titipan atau jastip. Akhirnya, Endrik tercetus membuka usaha jasa pengiriman Kurir Ekspress.

Endrik memang serius menggeluti usahanya ini. Apalagi menurutnya, dalam kondisi PSBB seperti saat ini, memungkinkan tiap orang akan jarang keluar rumah. Jasa pengiriman yang digeluti Endrik agak berbeda. Endrik membuka jasa private kurir, yang artinya pengiriman antar jemput barang secara langsung dari rumah pelanggan.

profesi private kurir
©2020 Merdeka.com

"Nah kenapa gak dicoba dibikin lagi gitu. Karena dengan PSBB, New Normal, banyak orang di rumah. Kayaknya usaha ini bisa jalan gitu. Jadi waktu itu saya langsung bikin Kurir Ekspress," kata Endrik.

Endrik pertama kali membuka usahanya sejak Juni 2020. Namun usahanya tak semulus yang dibayangkan. Awal usaha ini muncul, belum ada pelanggan yang menggunakan jasanya. Endrik sempat merasa pesimis dan tak yakin. Meski begitu, Endrik cepat bangkit dan yakin usahanya akan sukses secara perlahan.

Hendrik bertekad membangun usahanya. Suka duka ia lewati. Hendrik bercerita pengalamannya selama menjadi seorang kurir. Ia pernah menerima orderan hingga larut malam, sampai tersasar dan tidak tahu daerah yang dituju.

"Ya suka dukanya mungkin kalau waktu itu awal-awal belum tahu, jadi saya nerimanya malam, nerima orderan malemya. Nah itu sempat nyasarlah, jadi gak tahu ini daerah mana. Lewat kuburan juga gitu," kata Endrik.

Endrik tak malu dengan profesinya sebagai kurir. Menurutnya, profesi kurir mirip dengan hobinya, riding. "Berkendara dibayarin. Jadi tidak ada tekanan banget. Malah enjoy."

Usaha Endrik tentu didukung penuh oleh keluarga. Apalagi tujuannya untuk membantu menambah pemasukan keluarganya.

Kini usaha Endrik membuahkan hasil. Selama lima bulan menjalani usaha Kurir Ekspress, sebanyak 75 persen penghasilannya dari usahanya tersebut.

profesi private kurir
©2020 Merdeka.com

"Ya jadi alhamdulillah dari menjalani usaha Kurir Ekspress, bisa dibilang sekarang 75 persen pendapatan saya dari situ, dari jasa ini, bisa memback-up penghasilan-penghasilan sebelumnya yang jauh turun drop," kata Endrik.

Memang tidak mudah menjalani usaha dari nol. Endrik terus bergerak dan terus menjalani usahanya. Meski sempat merasa pesimis, namun jika terus dijalani, akan ada solusi di tengah jalan.

"Jadi tetap bergerak. Apapun kondisi saat ini. Karena ketika kita bergerak, akan ada solusi di tengah jalan. Jadi itu saya sendiri sudah menjalaninya," tutup Endrik. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini