Bentrok ormas di Bali pakai pedang dan trisula, 1 orang terluka

Senin, 14 Oktober 2013 16:07 Reporter : Ya'cob Billiocta
Bentrok ormas di Bali pakai pedang dan trisula, 1 orang terluka Ilustrasi. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Seorang mengalami luka akibat sabetan benda tajam saat bentrokan antar dua ormas di sekitar Jalan Mahenderadatta, Denpasar, Bali. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya, untuk menjalani perawatan intensif.

"Seorang terluka segera dilarikan ke rumah sakit, kami akan dalami sejauh mana luka yang dideritanya itu," kata Kepala Polresta Denpasar, AKBP Djoko Hariutomo ditemui di tempat kejadian perkara, Bali, Senin (14/10).

Pihak kepolisian menduga keributan yang awalnya dipicu oleh permasalahan perorangan itu, disebabkan oleh kesalahpahaman. Namun, Djoko tidak memperjelas kesalahpahaman apa yang melatarbelakangi keributan tersebut, karena masih diselidiki pihak kepolisian.

"Ini bukan bentrok karena masalah sendiri-sendiri, biasa kalau kemudian dia meminta bantuan ke teman-temannya dan mereka datang," ujarnya.

Ratusan massa yang berasal dari dua ormas yakni Baladika dan Laskar Bali, terlibat keributan di sekitar pertigaan Jalan Mahenderadatta atau dikenal dengan Jalan Kargo tepatnya di depan Pasar Batu Kandik, Denpasar sekitar pukul 13.00 Wita.

Sejumlah warga setempat menuturkan bahwa massa tersebut terlihat membawa senjata tajam berupa pedang dan trisula. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Bentrokan
  2. Bentrokan Ormas
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini