Bentrok Aparat-Pendemo Berlanjut, Pasar Tanah Abang Tutup Sementara

Rabu, 22 Mei 2019 12:57 Reporter : Merdeka
Bentrok Aparat-Pendemo Berlanjut, Pasar Tanah Abang Tutup Sementara Pasar Tanah Abang sepi aktivitas. ©2019 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Pasar Tanah Abang Blok A-G, Jakarta Pusat saat ini ditutup sementara usai bentrokan yang terjadi pada Rabu, 22 Mei 2019 dini hari.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin mengaku sebenarnya tidak ada imbauan untuk melakukan penutupan di kawasan Pasar Tanah Abang.

"Tapi karena akses ke lokasi masih tertutup, pedagang memutuskan masih belum membuka tempat berdagang mereka," kata Arief di Jakarta, Rabu (22/5).

Kendati begitu, dia belum dapat memastikan kapan Pasar Tanah Abang itu akan kembali dibuka. Sebab masih mengikuti kondisi di lapangan.

"Saya sudah minta pimpinan pasar melakukan koordinasi dengan aparatur setempat, begitu memang kondisi sudah pulih dan akses kendaraan sudah bisa dilalui agar segera diinformasikan kepada pedagang," papar dia.

Selain itu, Arief menyebut terdapat sejumlah pengamanan di Pasar Tanah Abang. Blok A dan Blok B sekitar 160 security dan 100 anggota TNI.

"Untuk di Blok F sendiri ada 49 orang security dan di Blok G ada 9 orang security, semuanya saling memantau kondisi yang ada di dalam pasar," jelas Arief.

Sebelumnya, ada dua titik yang akan jadi sasaran demonstran. Massa akan menyampaikan aspirasinya di Kantor KPU Jalan Imam Bonjol dan Gedung Bawaslu Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Untuk mengamankan jalannya aksi, polisi mengerahkan sekitar 50 ribu personel gabungan TNI-Polri. Selain itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga telah melakukan pengalihan arus lalu lintas atau rekayasa di sekitar Gedung KPU Jakarta Pusat.

Rekayasa lalu lintas ini berlaku pada Selasa 21 Mei hingga Rabu 22 Mei. Namun, tak menutup kemungkinan akan diperpanjang apabila aksi unjuk rasa berlangsung lama.

Mereka sempat dipukul mundur sekitar pukul 03.50 WIB. Namun, massa yang kemudian menyerang petugas dengan petasan kembang api besar dan membuat barikade di atas underpass Tanah Abang, berhasil bertahan.

Akhirnya, petugas keamanan gabungan TNI-Polri membuat inisiatif untuk mundur sekitar pukul 04.00.

Reporter: Ika Defianti [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini